Popularitas Tanaman Hias Dongkrak Penjualan Rak Bunga Rotan Sintetis

Editor: Makmun Hidayat

MALANG — Popularitas tanaman hias yang kian meningkat di tengah pandemi Covid-19, turut memicu banyaknya permintaan rak bunga berbahan rotan sintetis. Seperti yang dirasakan Misriwati Agustina, salah satu perajin rotan sintetis kota Malang. 

Diakui perempuan yang akrab disapa Dona ini, selama pandemi, dibandingkan dengan produk rotan sintetis lainnya, permintaan rak bunga memang paling banyak.

“Saat ini yang ramai peminatnya yakni rak bunga. Sebab sekarang booming tanaman hias, sehingga barang yang sering laku adalah rak bunga,” akunya saat ditemui di rumahnya di  Jalan Bulutangkis, Tasikmadu, kota Malang.

Menurutnya, keindahan tanaman hias akan semakin indah dipandang mata saat dipadukan dengan rak bunga yang sesuai. Karenanya hingga saat ini Dona telah mendesain puluhan model rak bunga yang cantik dengan aneka warna.

“Setidaknya saat ini kami telah memiliki 20 desain model rak bunga. Semua saya yang merancang desainnya. Harga mulai dari Rp80-250 ribu, tergantung ukuran dan modelnya,” sebutnya.

Misriwati Agustina (Dona) menunjukkan beberapa rak bunga berbahan rotan sintetis di rumahnya, Selasa (29/3/2021). -Foto: Agus Nurchaliq

Dikatakan ibu dari tiga orang anak ini, rak bunga berbahan rotan sintetis terbilang mudah dalam perawatannya dan bisa bertahan sekitar lima tahun.

“Untuk perawatan kerajinan rotan sintetis kalau terkena debu cukup dibersihkan dengan kuas kering. Tapi kalau memang kondisinya terlalu kotor, bisa dicuci pakai air dan sabun kemudian dikeringkan,” tuturnya.

Sementara itu untuk menyiasati kondisi pandemi saat ini, Dona mengaku harus rela mengurangi keuntungan yang ia dapatkan. Hal ini dilakukannya agar usaha kerajinan rotan yang telah ia tekuni sejak 1998 tersebut bisa tetap bertahan.

“Misal keuntungan kita biasanya 50 persen, sekarang paling banyak 30 persen. Jadi harganya turun, yang biasanya kita pakai harga 150 ribu kita turunkan menjadi 130 ribu. Ini untuk mempertahankan agar kita bisa tetap bekerja, usaha juga masih berjalan, dan tidak mengurangi karyawan,” ungkapnya.

Selama kondisi pandemi ini, sementara kita harus mengalah dulu agar usaha rotan sintetis bisa terus berjalan. Kita sesuaikan dengan kebutuhan sekarang, tapi untuk kualitas dari anyaman, bahan baku, besi kita tidak mengurangi sama sekali,” tandasnya.

Disebutkan selain menjual rak bunga, Dona juga menjual berbagai kerajinan berbahan rotan sintetis mulai dari tempat payung, tempat sampah, tempat koran, tempat tisu, dan pot bunga.

Sementara itu salah satu pembeli M. Arif, mengaku lebih tertarik membeli rak bunga berbahan rotan sintetis daripada bahan full besi karena modelnya yang lebih beragam. “Model rak bunganya macam-macam dan warnanya juga bervariasi, bukan hanya warna putih,” ucapnya.

Lihat juga...