Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Sumba Tengah Diserang Belalang

Hama belalang, menyerang tanaman di Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, NTT – Foto Ant

KUPANG – Ratusan hektare lahan pertanian di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, diserang hama belalang. Dengan kondisi tersebut, Bupati Sumba Tengah, Paulus SK Limu, mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk membantu melakukan penanganan.

“Seluruh OPD, sudah kami kerahkan ke lapangan, untuk ikut melakukan penyemprotan pestisida, guna membasmi hama belalang yang saat ini menyerang wilayah Kecamatan Umbu Ratu Ngga,” ungkap Paulus SK Limu, Sabtu (6/3/2021).

Pemerintah Sumba Tengah mencatat, sudah lebih dari 200 hektare lahan jagung milik masyarakat terserang belalang. Lahan tersebut tersebar di beberapa desa di Kecamatan Umbu Ratu Ngga. Diantaranya Desa Tanah Mbanas, Mbanas Selatan, Lenang Selatan, Tanah Mbanas Barat.

Upaya penanganan, sementara dilakukan secara masif di lapangan dengan mengerahkan seluruh OPD bersama masyarakat, menanganinya dengan penyemprotan pestisida. “Para pegawai dari OPD-OPD yang dikerahkan menginap di desa-desa maupun perkebunan warga untuk melakukan penyemprotan pada malam hingga pagi hari,” katanya.

Upaya pembasmian hama belalang tidak efektif dilakukan pada siang hari, karena belalang akan berterbangan atau terpencar ketika ada suara mesin penyemprot. “Kami juga sudah bangun posko di desa-desa yang terdampak serangan hama belalang sehingga petugas OPD bisa menginap di sana,” jelasnya.

Bupati Paulus mengatakan, serangan hama belalang memang belum terjadi secara massif, karena masyarakat juga aktif melakukan upaya penghalauan secara ketat. Sementara, pasokan obat-obatan untuk penyemprotan terus dilakukan dengan dukungan Kementerian Pertanian, melalui UPT Proteksi Tanaman Provinsi NTT yang ada di Pulau Sumba. (Ant)

Lihat juga...