Realisasi Vaksinasi Corona untuk Lansia di Bangka 20,84 Persen

SUNGAILIAT  – Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat realisasi vaksinasi dosis kedua tahap dua untuk warga lanjut usia baru tercapai 20,84 persen atau 442 orang dari total sasaran sebanyak 2.120 orang.

Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Senin, mengatakan, realisasi vaksinasi COVID-19 dosis kedua tahap kedua khusus lanjut usia yang dikelompokkan pada masyarakat pelayanan publik baru tercapai 20,84 persen tersebar di seluruh wilayah kecamatan.

Guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi warga usia lanjut dan mempermudah akses jangkauan kata Boy Yandra, pelaksanaan pemberian vaksin COVID-19 akan dipusatkan di masing-masing Puskesmas yang ada di tingkat kecamatan.

“Sebelumnya pelaksanaan pemberian vaksin bagi lanjut usia di dinas kesehatan, namun saat ini dialihkan di masing-masing Puskesmas dengan pertimbangan jangkauan serta untuk mempercepat pelaksanaannya,” jelasnya.

Dia mengingatkan agar anggota keluarga yang memiliki orang tua dan masuk dalam daftar vaksinasi agar diantar ke Puskesmas sesuai jadwal yang sudah ditetapkan pihak tim kesehatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi perihal penting utama dalam upaya pencegahan dini serta memutus rantai penyebaran virus jenis baru corona yang hingga sekarang belum ditemukan obatnya.

“Saya ingatkan meskipun sudah mendapat pelayanan vaksin COVID-19, menerapkan protokol kesehatan harus tetap dilakukan karena masih dapat terinfeksi virus corona,” jelasnya.

Berdasarkan data informasi COVID-19 Kabupaten Bangka, data warga yang terkonfirmasi positif sampai hari ini mencapai 2.217 orang dan 2.118 orang dinyatakan sudah sembuh serta 29 pasien COVID-19 meninggal dunia.

“Kasus penyebaran virus ini sudah merata di semua atau di delapan wilayah kecamatan dengan angka penyebaran kasus yang berbeda, angka kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Sungailiat dengan 974 kasus dan 936 sudah sembuh serta kasus terendah di Kecamatan Bakam 32 kasus dan 30 orang sudah sembuh,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...