Rekreasi di Pantai Maja dan Air Panas Kalianda, Murah Meriah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pantai jadi salah satu potensi objek wisata bahari untuk rekreasi keluarga. Sejumlah pantai di Lampung Selatan jadi destinasi yang murah meriah untuk rekreasi tanpa harus membayar. Pantai Maja di Desa Maja dan pantai air panas di Kelurahan Kalianda tepat berada di tepi jalan lintas pesisir. Keduanya menjadi pantai terbuka untuk warga menikmati liburan.

Anton, warga Desa Maja, Kecamatan Kalianda menyebut, sebagian pantai dikelola. Namun dominan pantai yang ada merupakan tempat rekreasi tanpa harus membayar. Beberapa pengelola pantai hanya mengelola area parkir bagi kendaraan. Namun sebagian warga memilih memarkir kendaraan di tepi jalan lingkar pesisir.

Suasana pantai yang nyaman, ombak tenang, terlindung jajaran batu hitam jadi pesona khas. Anton menyebut menjadikan lokasi pantai untuk rekreasi bersama anak-anak.

Ia bahkan memakai sebagian bibir pantai untuk melatih merpati balap. Sebagian warga memilih berenang, berendam di air yang jernih pada pantai yang memiliki kolam alami. Beberapa warga memancing dengan teknik koyor.

“Pantai di sepanjang pesisir dominan dikelola swadaya masyarakat sehingga sebagian digratiskan, jarang menjadi pantai privat, semua bisa rekreasi. Namun untuk kendaraan yang diparkir harus diawasi dan memakai kunci pengaman ganda untuk kendaraan roda dua,” terang Anton saat ditemui Cendana News, Minggu (28/3/2021).

Pantai yang terbuka untuk umum di Desa Maja sebut Anton jadi lokasi favorit rekreasi keluarga. Mendekati bulan suci Ramadan sejumlah pantai akan digunakan untuk tradisi ngelop atau bersih diri.

Ia menyebut rekreasi yang bisa dilakukan oleh warga cukup aman di pantai tersebut. Sebab sebagian pantai memiliki pelindung  bebatuan yang tersusun alami.

Anton bilang ia bisa menggunakan pantai untuk hobi merpati balap. Kegiatan itu kerap menjadi atraksi bagi warga yang sedang berlibur ke pantai Maja.

Beberapa pengunjung membawa pelampung ban untuk anak-anak belajar berenang. Namun sebagian memilih menikmati suasana pantai untuk mencari kerang dan ikan yang terjebak di sejumlah ceruk alami.

“Saat surut air terjauh pantai bisa digunakan untuk berjalan-jalan menuju ke spot air panas untuk terapi kesehatan,” cetusnya.

Sumarni, salah satu pengunjung pantai Maja mengaku ia kerap memilih pantai yang terbuka. Alih-alih mendatangi pantai yang dikelola swasta ia mengaku mengajak keluarga ke pantai yang gratis.

Ia menyebut jika masuk ke pantai yang dikelola dengan wahana buatan ia harus mengeluarkan uang puluhan ribu. Namun dengan mengunjungi pantai yang tidak harus membayar ia bisa berhemat.

Menikmati suasana pantai Maja Sumarni bilang bisa mengajak anak berenang. Setelah puas bermain di pantai Maja ia bisa bergeser ke pantai air panas berjarak puluhan meter.

Menikmati suasana pantai tanpa harus membayar dilakukan Christina (kanan) pengunjung pantai Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (28/3/2021) – Foto: Henk Widi

Pada lokasi air panas ia bisa berendam untuk melakukan terapi kesehatan. Perpaduan air panas dan dingin laut menjadi sensasi yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

“Rekreasi yang murah meriah namun aman kerap saya lakukan bersama keluarga, suami jaga motor di dekat jalan sembari mengawasi kami,” cetusnya.

Potensi kekayaan wisata bahari yang ada di wilayah Kalianda diakui Herman. Warga Kalianda itu menyebut untuk menikmati suasana pantai Bom, pantai air panas, pantai Maja warga tidak dipungut biaya.

Sebagai aset milik daerah yang tersaji secara alami warga bisa menikmatinya. Ia menyebut bagi warga kalangan menengah ke bawah rekreasi murah meriah masih jadi pilihan saat akhir pekan.

Lihat juga...