Ruang Terbuka Hijau Solusi Sumber Udara Bersih Perkotaan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Berbagai cara terus dilakukan sejumlah daerah untuk mengatasi permasalahan ketersediaan udara bersih di perkotaan, di antaranya mengurangi pergerakan kendaraan bermotor hingga memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH).

Rudiansah, salah satu warga Bandar Lampung yang memanfaatkan aktivitas di Elephant Park, Enggal untuk bersantai menyebutkan, keberadaan RTH dengan keberadaan pohon jadi cara menjaga keseimbangan ekosistem kota.

“Lingkungan yang bersih oleh keberadaan pepohonan ikut menghasilkan oksigen dan penyerapan udara kotor, didukung oleh berbagai jenis tanaman, sehingga meningkatkan kualitas lingkungan kota yang sehat, indah, bersih dan nyaman,” terang Rudiansah saat ditemui Cendana News, Rabu (31/3/2021).

Rudiansah mengatakan, Elephant Park masih tetap butuh penambahan sejumlah tanaman. Potensi tanaman yang bisa dikembangkan untuk penghijauan di antaranya jenis berkanopi yang bisa berpeluang menjadi habitat sejumlah satwa jenis burung dan dapat menyerap air hujan.

Selain di Elephant Park, Rudiansah bilang RTH berkelanjutan ada di lapangan Saburai. Lokasi yang memiliki lapangan area berumput dikombinasikan dengan lokasi resapan air. Keberadaan pohon trembesi, mahoni, wungu dan tanaman lain menjadi peneduh aktivitas masyarakat.

“Area ruang terbuka hijau jadi tempat untuk mendapatkan udara bersih sekaligus sumber peresap air yang memiliki manfaat pencegah banjir,” cetusnya.

Ia mengaku keberadaan RTH bisa memiliki fungsi ekologis, sosial dan nilai esetetika. Selain menjadi sumber udara, air bersih keberadaan ruang terbuka hijau sebutnya membantu sumber ekonomi masyarakat.

Area terbuka hijau di tepi sungai di Kota Bandar Lampung penyangga kualitas lingkungan ada di taman Prasanti. Berada di tepi sungai Prasanti dengan area bermain, taman rekreatif itu cukup representatif untuk paru paru kota.

Rudiansah (kiri) salah satu warga menikmati suasana kesejukan di Elephant Park yang dipenuhi pepohonan di tengah kota Bandar Lampung, Rabu (31/3/2021). Foto: Henk Widi

Suprapti, salah satu warga Sukarame mengatakan, taman di Jalan Pulau Legundi itu ditanami sejumlah pohon peneduh. Jenis waru, ketapang kencana, mahoni dan berbagai jenis bunga hias.

“Sistem sirkulasi udara yang bersih menyediakan oksigen, penyerap air hujan, penyedia habitat satwa,”sebutnya.

Lokasi yang berada di tepi sungai sekaligus memudahkan perawatan pohon. Sebagai lokasi rekreasi ia mengaku fungsi RTH Taman Prasanti memiliki fungsi cukup beragam. Sejumlah warga bisa melakukan aktivitas olahraga, kegiatan sosialisasi dan area bermain. Udara yang sejuk menurut Suprapti jadi magnet untuk duduk berteduh di bawah naungan pohon.

Selain taman Prasanti, sepanjang Jalan Pulau Legundi menjadi jalur hijau. Sebab dengan keberadaan pohon berkanopi jenis trembesi ikut menjaga kesejukan. Keberadaan pohon sebutnya bisa menjadi produsen oksigen, pengolah polutan udara kotor oleh kendaraan.

Lihat juga...