Sampah Liar Menumpuk di Alteri Tol JORR Jatiwarna Pondok Melati

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Meski di lokasi terpampang besar tulisan dilarang membuang sampah sembarang, pembakaran sampah dan denda tertera, namun lokasi jalur Arteri Tol JORR Jatiwarna Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, tetap dipenuhi sampah liar.

Terpantau saat melintas, aroma tak sedap menyeruak dari area lokasi sampah liar yang tidak jauh dari bundaran Kecapi itu. Ironisnya, di dekat bundaran Kecapi ada dua unit kendaraan truk pengangkut sampah dan terlihat pihak UPT Lingkungan Hidup nongkrong di salah satu warung.

Tapi, sampah liar yang menumpuk memenuhi pinggir jalan Arteri Tol JORR Jatiwarna, tampak dibiarkan. Pantauan Cendana News, kondisi itu sudah cukup lama terbiarkan.

“Kondisi sampah liar di situ sudah lama. Padahal, dua plang pakai besi, terkait larangan buang sampah, membakar sampah sekaligus denda. Tapi, tetap saja lokasi itu banyak sampah menumpuk,” ujar Maman, warga sekitar, Rabu (17/3/2021).

Maman, pemerhati lingkungan yang juga tim pemantau LH Provinsi perwakilan di Kota Bekasi, Rabu (17/3/2021). –Foto: M Amin

Dikatakan, bahwa titik itu selama ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar, karena lokasinya di tepi lintasan jalan. Tapi, belum ada upaya pencegahan melalui penegakan perda atau lainnya. Perda sampah terkait denda, jika terjadi untuk apa dibuat?

Menurut Kang Maman, persoalan sampah liar di beberapa titik lokasi sebenarnya sama. Pertama, lahan kosong sepi. Hal lainnya karena pemiliknya pun tidak peduli, seperti memasang pagar atau lainnya. Tapi meski sudah dipasang pagar, warga yang membuang sampah sembarangan masih terjadi.

“Kami sebenarnya mengusulkan lokasi lahan kosong begitu dibangun kios. Sehingga bisa terjaga,” jelasnya.

Kepala UPTD LH Pondok Melati, Hendri Tuafan, dikonfirmasi terpisah mengakui adanya pembuangan sampah liar di Arteri Tol JORR Jatiwarna. Menurutnya, hal tersebut imbas dari penutupan beberapa lokasi sampah liar, seperti di Kampung sawah atau di gang Sawo Jatiranggon.

“Sampah liar di Jalur arteri Tol JORR, Jatiwarna, sering diangkut oleh tim. Tapi, ya begitu kembali terjadi. Ini karena perilaku warga yang minim kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya.

Diakuinya, bahwa UPTD LH Pondok Melati, sudah berkoordinasi dengan beberapa kelurahan untuk mencegah hak tersebut. Bahkan, tim UPTD di lapangan juga kerap menyisir lokasi sampah liar untuk dibersihkan.

Heri memastikan, bahwa saat ini sampah liar di wilayah Pondok Melati hanya terjadi di Jalur arteri Tol JORR Jatiwarna. Hal tersebut bukan karena pembiaran, tapi kerap dibersihkan, namun setelah bersih warga kembali membuang saat melintas.

“Itu kan lahan kosong dan sepi. Kami juga ga tau itu pemiliknya siapa. Memang harusnya dipagar atau lainnya. Rata-rata buangnya saat malam atau pagi ketika kondisi sepi,” papar Hendri.

Lihat juga...