Sebanyak 4,6 Juta Vaksin Astrazeneca Segera Tiba di Indonesia

Botol dengan stiker bertuliskan, "COVID-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020) – foto Ant

JAKARTA – Presiden RI, Joko Widodo mengumumkan, vaksin dari perusahaan asal Inggris, AstraZeneca, akan segera tiba di Indonesia pada Maret 2021 ini.

Presiden Jokowi, dalam tayangan video keterangan pers yang diunggah di Jakarta, Kamis (4/3/2021) mengatakan, sebanyak 4,6 juta dosis vaksin dari AstraZeneca akan datang dalam bentuk jadi. “Insyaallah Maret ini akan datang vaksin dari AstraZeneca sebanyak 4,6 juta dosis vaksin jadi. Artinya kita bisa mempercepat vaksinasi,” ujar Presiden.

Indonesia, saat ini sudah memiliki 38 juta dosis vaksin COVID-19. Sebanyak 3 juta dalam bentuk jadi dan 35 juta dalam bentuk bahan baku vaksin. Pemerintah berharap, dengan ketersediaan vaksin ini akan mempercepat target vaksinasi kepada 181,5 juta penduduk Indonesia, untuk menciptakan kekebalan komunitas. “Saat ini semua negara berebut vaksin dan alhamdulilah karena sejak awal kita sudah melakukan pendekatan baik government to government maupun langsung ke beberapa produksi vaksin,” tambah Presiden Jokowi.

Saat ini, sudah lebih dari dua juta warga negara Indonesia yang sudah disuntik vaksin COVID-19. Kemudian, sebanyak 12 juta dosis vaksin sudah dikirim ke 34 provinsi dan 514 kabupaten atau kota.

“Sampai Juni targetnya 40 juta orang akan divaksin, kita targetkan setiap hari ada 1 juta orang divaksin, agar vaksinasi selesai sesuai dengan waktu yang diberikan,” pungkasnya.

Sementara itu, kasus positif COVID-19 di Indonesia disebut Presiden Jokowi mengalam tren penurunan. (Baca: https://www.cendananews.com/2021/03/presiden-sebut-tren-kasus-virus-corona-di-indonesia-terus-menurun.html ) (Ant)

Lihat juga...