Sebanyak Enam Daerah di Sumut Kena PPKM Mikro

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Irman Oemar – Foto Ant

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengenakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di enam kota dan kabupaten. Daerah yang dikenakan, tercatat memiliki angka terkonfirmasi COVID-19 banyak.

“PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di enam kota itu dimulai 9-22 Maret, ” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Irman Oemar, Sabtu (6/3/2021).

Enam kabupaten dan kota yang mendapatkan PPKM Mikro adalah, Kota Medan, Kota Binjai, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Langkat. “Tujuan PPKM mikro untuk menekan penyebaran COVID-19 di enam daerah itu dan Sumut secara umum,” ujar Irman.

Penerapan PPKM Mikro tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sumut No. 360/1879/2021, tertanggal 4 Maret 2021. Irman, yang juga Koordinator Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Sumut menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Dalam rapat tentang pembahasan perkembangan pelaksanaan PPKM Mikro yang digelar 4 Maret lalu, ditetapkan Sumut harus melaksanakan PPKM Mikro, khususnya di wilayah yang tingkat penyebaran COVID-19 nya masih tinggi.

Mengingat penyebaran COVID-19 di Sumut masih tinggi, maka Pemprov Sumut melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No.04/2021, tentang PPKM berbasis mikro. Termasuk mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Prinsip PPKM Mikro adalah, pembatasan dan bukan pelarangan. Data Satgas COVID-19 Sumut, hingga 5 Maret 2021 menunjukkan total pasien terkonfirmasi CIVID-19 sudah 25.164 orang. (Ant)

Lihat juga...