Senam Rutin Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Berbagai olahraga luar ruangan mulai banyak dilakukan masyarakat pada zona hijau selama pandemi Covid-19. Senam jadi salah satu olahraga rutin yang dilakukan sejumlah warga untuk menjaga vitalitas tubuh.

Lilis Nurhayati, instruktur senam Klub Jantung Sehat (KJS) Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan bilang olahraga rutin tetap dilakukan  agar tetap sehat.

Bagi anggota klub jantung sehat Lilis Nurhayati bilang aktivitas bisa dilakukan dengan pembatasan. Meski tidak dilakukan massal seperti sebelumnya senam dilakukan terjadwal. Kegiatan Jumat sehat sebutnya tetap dilakukan dengan senam untuk mendapat kebugaran. Alternatif senam sebutnya tetap bisa dilakukan dengan instruktur video sehingga bisa dilakukan di rumah.

Lilis Nurhayati, instruktur Senam Jantung Sehat Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan usai senam, Jumat (19/3/2021). -Foto Henk Widi

Gerakan senam jantung sehat sebut Lilis Nurhayati dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung. Senam tersebut bertujuan agar detak jantung lebih cepat, tubuh berkeringat. Fungsi memperkuat otot jantung, meningkatkan aliran oksigen dalam darah. Manfaat lain berupa menurunkan kolesterol, gula sarah, tekanan darah dan minimalisir stroke. Minat akan senam jantung sebutnya meningkat terutama di kalangan perempuan.

“Olahraga senam jantung juga memiliki aspek rekreatif dan sosial dengan adanya gerakan diiringi musik yang menyenangkan, selain bisa untuk kebugaran fisik secara psikis bisa meningkatkan mood positif dan bersosialisasi dengan rekan rekan lain,” terang Lilis Nurhayati saat ditemui Cendana News, Jumat (19/3/2021).

Lilis Nurhayati bilang olahraga senam jantung sehat sebutnya miliki variasi gerakan yang lengkap. Sejumlah gerakan tersebut meliputi jogging, jumping jacks, squat jam, jongkok. Gerakan seperti aerobic dan zumba yang dikombinasikan dengan musik sebutnya memberi manfaat pada kesehatan jantung. Saat pandemi ia menyebut olahraga tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang dianjurkan.

Instruktur senam jantung sehat di Kecamatan Ketapang, Sriyanti bilang aktivitas fisik 30 menit juga sangat penting. Bagi yang jarang berolahraga senam bisa jadi alternatif untuk mengendurkan otot, tingkatkan aliran darah. Aktivitas senam sebutnya dilakukan dengan ritme waktu teratur setiap pekan. Variasi lokasi yang dipilih juga akan mempengaruhi minat untuk rutin berolahraga.

“Bagi klub jantung sehat Ketapang kerap kita gelar pada lokasi objek wisata area terbuka, usai olahraga bisa rekreasi menyegarkan pikiran,” cetusnya.

Gerakan senam sebutnya ikut meningkatkan performa jantung. Sebab performa jantung akan maksimal jika jantung bisa mengambil oksigen sebanyak banyaknya dalam tubuh. Kombinasi dengan olahraga lain sebutnya bisa dilakukan dengan jalan santai, bersepeda. Rutin berolahraga akan berdampak positif bagi metabolisme tubuh terutama saat pandemi.

Sejumlah anggota klub jantung sehat sebutnya tetap bisa olahraga di rumah. Sejumlah anggota sebut Sriyanti telah memiliki koordinator pada setiap desa. Latihan dan olahraga di dalam kelompok kecil dilakukan agar rutinitas gerakan tetap terjaga. Pada kesempatan yang ditentukan setiap kelompok bisa melakukan olahraga bersama untuk meningkatkan kekompakan.

“Olahraga juga selain memberi dampak kesehatan fisik namun meningkatkan kesehatan mental melalui sosialisasi positif dengan orang lain,”tegasnya.

Aktivitas senam melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas juga sangat penting. Hotmanika, bidan Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang menyebut usai senam, pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan. Pengecekan bisa dilakukan pada denyut nadi, tekanan darah, pemeriksaan kimia darah, kolesterol, gula darah. Konsultasi diberikan juga kepada anggota senam untuk selalu menjaga pola makan sehat.

Menjaga pola makan sehat sebutnya akan menghindari penyakit tidak menular (PTM). Penyuluhan soal PTM sebutnya sangat penting sebab selama pandemi Covid-19 warga dominan berada di rumah. Konsumsi makanan dengan pola empat sehat lima sempurna tetap dianjurkan. Selain itu aktivitas fisik minimal 30 menit akan menjaga kesehatan jantung.

Lihat juga...