Sentra Vaksinasi BUMN ini Layani Warga Jatim

JAKARTA  – Kementerian BUMN siap menggelar Sentra Vaksinasi BUMN di Surabaya untuk melayani kelompok lansia dan pekerja layanan publik di Jawa Timur.

Pembukaan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang berlokasi di Kompleks Grand City Mall, Surabaya, Jatim, dilakukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, Minggu.

Ketua Satgas Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Arya Sinulingga dalam keterangannya mengatakan, Sentra Vaksinasi Bersama BUMN telah memberikan kontribusi nyata bagi penambahan jumlah lansia dan pekerja layanan publik yang divaksin.

“Untuk tahap pertama pendirian sentra memang difokuskan di Pulau Jawa sebab empat dari lima besar daerah dengan jumlah lansia terbesar ada di Pulau Jawa,” ujar Arya.

Ia menambahkan banyak perusahaan BUMN juga beroperasional di Pulau Jawa sehingga jumlah pekerja layanan publik BUMN yang perlu divaksin tergolong besar.

Sentra Vaksinasi Bersama BUMN siap digelar lagi oleh Kementerian BUMN. Sentra yang khusus melayani vaksinasi bagi lansia dan pekerja layanan publik akan dibuka di Jawa Timur, provinsi dengan jumlah lansia terbesar ketiga di Indonesia.

Penambahan sentra yang kini berjumlah empat lokasi membuktikan komitmen kuat Kementerian BUMN yang menggandeng Kemenkes dan Pemda setempat untuk terus melakukan percepatan program vaksinasi nasional Tahap II dengan sasaran lansia dan pekerja layanan umum.

Sejak sentra pertama digelar di Istora, Senayan, Jakarta, pada 8 Maret lalu, lalu disusul di Tennis Indoor, dan pekan lalu di Semarang, tercatat lebih dari 180 ribu warga Indonesia sudah tervaksin.

Menurut data BPS di awal tahun 2021, Jawa Timur memiliki sekitar 4,3 juta warga berusia 60 tahun ke atas. Kota Surabaya sendiri menyumbang sekitar 265 ribu lansia. Sementara itu di Kota Surabaya dan sekitarnya terdapat 27 perusahaan BUMN yang dijamin semua pekerja layanan publik BUMN akan mendapatkan vaksinasi.

“Untuk Sentra Surabaya persiapannya hampir 100 persen. Vaksin yang didrop oleh Kemenkes, sejak Jumat kemarin sudah tiba. Pertamedika IHC juga sudah menyiapkan alat kesehatan, perlengkapan mini ICU, dan sebanyak 98 tenaga kesehatan (nakes), dengan nakes cadangan dari RS setempat sebanyak 25 hingga 50 orang juga sudah siap melayani warga lansia dan pekerja di Surabaya,” ujar Arya Sinulingga. (Ant)

Lihat juga...