SMA Negeri 1 Mimika Tetap Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh

TIMIKA  – SMA Negeri 1 Mimika di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, hingga kini masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh via daring.

“Kami masih sepenuhnya menggunakan sistem online, kecuali beberapa siswa yang tidak memiliki fasilitas internet di rumah, maka kami melayani mereka di sekolah untuk mengikuti pembelajaran online pada fasilitas lab komputer ataupun datang mengambil tugas-tugas di sekolah untuk dikerjakan di rumah,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Mimika, Bona Silaban di Timika, Selasa.

“Kami tetap mengikuti anjuran pemerintah. Kalau memang sudah memungkinkan untuk digelar pembelajaran tatap muka, maka kami akan mengatur metode pembelajaran secara bergilir atau per kelompok sesuai jam yang ditentukan untuk membatasi jumlah siswa yang hadir dalam kelas. Di samping itu tentu harus ada penerapan protokol kesehatan dan lain-lain,” ia menjelaskan.

SMA Negeri 1 Mimika, yang siswanya sebanyak 1.328 orang, sudah bersiap melaksanakan kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah, termasuk menyiapkan sarana pendukung penerapan protokol kesehatan di sekolah.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, sudah meminta Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Dinas Pendidikan mempersiapkan penyelenggaraan kembali sekolah tatap muka lantaran sudah hampir satu tahun siswa tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akibat pandemi.

“Sudah hampir satu tahun ini anak-anak sekolah tidak betul. Anak-anak saya sudah tidak mau belajar lagi walaupun ada istilah sekolah online. Ini tentu menjadi persoalan besar untuk generasi muda kita ke depan,” katanya.

Penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh via daring, menurut dia, menghadapi banyak kendala, terutama di daerah-daerah dengan akses internet dan jaringan telekomunikasi terbatas.

Ia mengatakan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan dalam kegiatan belajar mengajar secara tatap muka agar sekolah tidak sampai menjadi klaster penularan virus.

Kabupaten Mimika hingga kini tercatat sebagai salah satu daerah di Provinsi Papua dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi setelah Kota Jayapura. Jumlah warga yang terserang COVID-19 di Mimika sudah 5.000 orang lebih. (Ant)

Lihat juga...