Tak Bisa Dikerjakan, Anggaran Tol Padang-Pekanbaru Dialihkan

Proyek pembangunan Tol Padang – Sicincin – foto Ant

PADANG – Anggaran dan sumber daya untuk pembangunan seksi I tol Padang-Pekanbaru untuk 2021, dialihkan ke Bangkinang, Riau atau ke Medan.

“Ini terkait refocusing anggaran. Karena seksi I pada sta 4,2-36,6 belum bisa dikerjakan, dialihkan sementara pada ruas tol lain yang lebih siap,” kata Project Director PT Hutama Karya Infrastruktur Ruas Tol Padang-Sicincin, Marthen Robert Singal, Sabtu (6/3/2021).

Pengalihan bisa ke ruas Pekanbaru-Bangkinang, Bangkinang-Pangkalan, yang masih dalam trase tol Padang-Pekanbaru. Atau le Medan, tergantung mana yang dinilai paling siap untuk dikerjakan.

Sementara, untuk tol Padang-Sicincin, setelah proses pembebasan lahan pada seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer selesai pekerjaan kembali dilanjutkan. Sejak mulai dikerjakan pada 2018, seksi I tol Padang-Pekanbaru dari Padang ke Sicincin itu baru selesai sepanjang 4,2 kilometer, pada penetapan lokasi (penlok) I.

Beberapa titik yang sudah mendapatkan izin dari pemilik lahan, meskipun belum diganti rugi, juga sudah dikerjakan Sebagian. Sehingga realisasi lebih tinggi dari persentase pembebasan lahan. Penlok II dari sta 4,2-36,6 saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.

Namun prosesnya dinilai lambat sehingga pengerjaan fisik menjadi terhambat. Marthen membandingkan dengan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 133 kilometer, yang pengerjaannya dimulai sama dengan tol Padang-Pekanbaru pada Februari 2018.

Ruas tol itu sudah beroperasi sejak 2020, sementara untuk Sumbar yang benar-benar telah selesai baru 4,2 kilometer. Dengan pengalihan itu maka target pengerjaan seksi I tol Padang-Pekanbaru yang sebelumnya 2022, dipastikan molor.

Sebelumnya anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthi Ardi meminta, pemerintah daerah agar lebih serius dalam upaya pembebasan lahan agar pembangunan tol tidak terhalang. Ia menilai, tol akan sangat besar manfaatnya bagi perekonomian masyarakat karena itu harus dikerjakan dengan serius. (Ant)

Lihat juga...