Tanaman Cabai di Kota Semarang Diburu, Penjualan Meningkat

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Harga cabai setan di Kota Semarang yang masih relatif tinggi, meski sudah mengalami penurunan, ternyata berimbas pada penjualan tanaman cabai.

“Jadi semenjak harga cabai setan mahal, bahkan sampai Rp 100 ribu per kilogram. Banyak warga yang memilih menanam cabai sendiri, namun kalau harus menunggu dari bibit, tentu butuh waktu yang cukup lama, sehingga mereka langsung membeli tanaman cabai yang sudah berbuah,” papar petugas Urban Farming Corner (UFC) Dinas Pertanian Kota Semarang, Wahyudi saat dihubungi di Semarang, Selasa (30/3/2021).

Dirinya mencontohkan di UFC Dispertan Kota Semarang tersebut, selain digunakan sebagai tempat pelatihan atau berkonsultasi terkait budidaya pertanian, juga dimanfaatkan untuk penjualan bibit tanaman. Mulai dari berbagai jenis tanaman buah, tanaman hias, hingga sayur mayur, termasuk cabai.

“Per pohon dengan tinggi kira-kira satu meter, sudah muncul bunga dan buah cabai, dijual seharga Rp 25 ribu. Biarpun harga cabai naik, namun harga jual tanaman cabai tidak ikut naik,” terangnya.

Tidak hanya cabai setan, ada juga beberapa jenis cabai lainnya yang dijual di UFC Semarang tersebut, termasuk cabai hijau, rawit hingga cabai hias.

“Dengan menanam sendiri, bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Kalau mau memasak dan butuh cabai, bisa langsung petik sendiri. Apalagi cabai ini, jenis tanaman yang terus berbunga sepanjang waktu,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan pedagang tanaman lainnya, Sigit Purnama. Jika sebelumnya, lebih banyak menjual tanaman buah, namun semenjak harga cabai naik, banyak pembeli yang minta dibawakan pohon cabai.

“Saya jual per pohon Rp 30 ribu, itu sudah tinggi sekitar satu meteran. Sudah berbuah. Nantinya tinggal dipindahkan ke pot atau ditanam langsung. Cukup diberi pupuk kandang, tanaman cabai ini akan terus berbunga, kemudian menjadi bakal buah cabai,” ungkapnya.

Diakuinya fenomena harga cabai setan yang tinggi tersebut, turut memberikan peluang usaha yang selama ini digelutinya. “Ya rezeki dari cabai setan. Jika sebelumnya hanya jual aneka buah-buahan dan pohon buah, sekarang juga melayani penjualan tanaman cabai,” tambahnya.

Dijelaskan, selain cabai setan, dirinya juga menjual tanaman paprika, cabai hijau, cabai merah besar hingga cabai rawit. “Paling mahal paprika, per tanaman Rp 65 ribu. Itu rata-rata sudah berbunga dan ada bakal buah. Tanaman ini saya ambil dari daerah Bandungan Kabupaten Semarang, yang memang jadi sentra penjualan tanaman,” pungkasnya.

Lihat juga...