Tingkatkan Omzet, ‘Warung Kita’ DCML Trirenggo Buat Inovasi Pelayanan

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Koperasi Gemah Ripah yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, melakukan sejumlah inovasi dalam menjalankan unit usaha Warung Kita/Warung Damandiri yang ada di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo Bantul Yogyakarta, selama pandemi beberapa bulan terakhir. 

Sebagai upaya meningkatkan omzet penjualan sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada anggota, unit usaha Warung Kita Trirenggo, mulai menerapkan sistem layanan antar serta order by phone bagi pelanggan sejak awal tahun ini.

Manager Umum Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul, Ambyah, menyebut sistem order by phone dan layanan antar ini dijalankan sebagai bentuk respons pihak pengelola terhadap situasi di masa pandemi, yang menuntut penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat, seperti di antaranya pembatasan aktivitas di luar rumah.

“Dengan sistem ini, warga desa khususnya anggota koperasi pelanggan Warung Kita tidak perlu lagi datang ke lokasi untuk memesan barang misalnya sembako. Cukup dengan menghubungi pengelola lewat handphone. Nanti barang pesanan akan langsung diantar ke rumah masing-masing,” katanya.

Selain memudahkan pelanggan dalam bertransaksi, sistem ini juga dinilai akan mampu meningkatkan daya saing Warung Kita Trirenggo, di tengah ketatnya persaingan unit usaha di bidang serupa saat ini. Sehingga pada akhirnya diharapkan akan mampu meningkatkan omzet penjualan sekaligus pendapatan unit usaha koperasi ini.

“Kita memilih menggunakan sistem yang masih berbasis handphone karena itu yang paling mudah diakses pelanggan. Sehingga pelanggan tidak perlu repot-repot men-download aplikasi tertentu. Cukup lewat SMS atau WA. Sebab mayoritas pelanggan kita adalah pedagang kecil, yang tidak semua memiliki handphone yang bisa untuk menjalankan aplikasi,” katanya.

Meski belum lama berjalan, inovasi yang dilakukan Koperasi Gemah Ripah Trirenggo ini ternyata langsung terbukti mampu meningkatkan omzet Warung Kita/Warung Damandiri. Ambyah menyebut omzet warung saat ini telah meningkat dari semula sekitar Rp75 juta per bulan menjadi Rp85per bulan.

“Banyak pedagang kecil seperti pedagang makanan, minuman dan sebagainya mulai memesan barang ke kita melalui sistem baru ini. Sampai saat ini sudah ada belasan pelanggan tetap yang rutin pesan ke kita. Sehingga omzet kita setiap hari semakin meningkat. Khususnya untuk barang-barang pokok seperti beras, gula, gandum dan sebagainya. Dalam sehari bisa puluhan kilo terjual,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Warung Damandiri/Warung Kita Trirenggo merupakan salah satu unit usaha Koperasi Gemah Ripah yang didirikan Yayasan Damandiri sejak tahun 2017 lalu melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML). Selain menjadi salah satu sumber pendapatan koperasi, Warung Kita Trirenggo juga diharapkan berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa.

Warung yang menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti sembako maupun aneka makanan dan minuman ini diharapkan bisa menjadi tempat kulakan bagi anggota koperasi, khususnya pelaku usaha kecil di DCML Trirenggo. Sehingga para anggota bisa mendapatkan berbagai kemudahan dan keuntungan yang pada akhirnya mampu semakin memajukan usaha mereka.

Lihat juga...