TNI Optimalkan Pengobatan Warga di Perbatasan RI-PNG

KEEROM – Personel TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY mendatangi warga bernama Lusia Maunda yang sedang sakit di Kampung Kalilapar 2, Distrik Waris, Kabupaten Keerom wilayah perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Danpos Kalilapar Satgas Yonif 512/QY, Letda Inf. Wahyu Luhur Priyono, dalam keterangan diterima di Keerom, Minggu, menyebutkan, pengobatan dilakukan Satgas TNI bermula ketika anggota Pos Kalilapar mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada warga di Kampung Kalilapar 2 bernama Lusia Maunda sedang sakit di rumahnya.

Setelah mendengar laporan ada warga sakit, Danpos Kalilapar Letda Inf Wahyu Luhur Priyono mengajak anggota kesehatan dan lima personel lainya untuk datang ke rumah Lusia Maunda.

Setelah tiba, anggota kesehatan Kopda Heru langsung memeriksa Ibu Lusia Maunda yang mengeluh sakit kepala, batuk dan flu. Setelah diperiksa kemudian Kopda Heru memberikan obat kepada Ibu Lusia Maunda.

Masyarakat di Kampung Naramben Distrik Skanto sangat gembira dengan adanya TNI yang datang langsung ke rumah-rumah masyarakat Kalilapar 2 untuk mengecek warga yang sakit.

Ini merupakan kepedulian nyata Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY terhadap kesehatan warga Kalilapar 2 yang merupakan desa di sekitar Pos TNI.

“Kami selalu siap apabila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan kami, khususnya di bidang kesehatan karena Satgas TNI mempunyai anggota kesehatan yang dapat membantu pengobatan kepada masyarakat yang sedang sakit, ini sudah menjadi kewajiban bagi TNI yang ditugaskan daerah terpencil di perbatasan,”ujar Letda Inf Wahyu.

Letda Wahyu menekankan kepada anggota Pos TNI di Kalilapar untuk membantu masyarakat apabila ada yang sedang memerlukan bantuan.

Ketika akan berpamitan, Lusia mengucapkan banyak terima kasih kepada personel Satgas TNI atas bantuan pengobatan yang telah diberikan.

“Terima kasih bapak TNI anggota pos, karena saya sudah diberi obat, kami di kampung ini semua sangat senang dengan keberadaan pos TNI,” ungkap Lusia

Lusia menyebutkan dengan adanya Satgas TNI di kampung itu, masyarakat merasa sangat terbantu.

“Kami berharap kegiatan mulia ini dapat terus dilanjutkan,” ungkap Lusia Maunda. (Ant)

Lihat juga...