Upaya Penyelundupan 73,5 kg Sabu di Aceh Berhasil Digagalkan

Kapal motor yang diduga menyelundupkan 73,5 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 35.915 butir pil ekstasi di wilayah Provinsi Aceh - Foto Ant

BANDA ACEH – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, bersama Badan Nasional Narkotika (BNN), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 73,5 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 35.915 butir pil ekstasi.

Kepala Bidang Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengatakan, dalam operasi bersama tersebut, berhasil diamankan empat pelaku. “Pengungkapan penyelundupan tersebut berdasarkan informasi masyarakat. Dari informasi tersebut, kami bersama BNN bersinergi melakukan operasi bersama,” kata Isnu Irwantoro, Kamis (25/3/2021).

Isnu Irwantoro mengatakan, operasi bersama tersebut digelar sejak 11 hingga 16 Maret 2021. Operasi dilakukan dengan menyisir perairan Langsa, yang disebut-sebut akan ada aktivitas  penyelundupan narkoba.

Dalam operasi bersama tersebut, petugas gabungan memeriksa kapal-kapal nelayan yang melintas di sekitar kapal patroli BC 20008. “Ketika memeriksa sebuah kapal pada Selasa (16/3/2021), petugas menemukan 70 bungkus sabu-sabu dengan berat mencapai 73,5 kilogram dan 10 bungkus berisi 35.915 butir pil ekstasi,” kata Isnu Irwantoro.

Petugas, langsung mengamankan tiga orang anak buah kapal berinisial AB, GS, dan MR. Selain itu juga diamankan satu unit telepon genggam dan sebuah mobil Honda Jazz dengan nomor polisi BK 1706 UB.

Petugas kemudian menangkap pelaku lainnya berinisial MUL, di Kabupaten Pidie, yang diduga sebagai pengendali jaringan narkoba tersebut. “Para pelaku bersama barang bukti diboyong ke Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut. Kami berterima kasih atas informasi masyarakat dan berharap terus berperan aktif menyampaikan terkait peredaran gelap narkotika,” kata Isnu Irwantoro. (Ant)

Lihat juga...