Wabup Sikka Apresiasi PAUD Karya Ilahi Didik Anak Berkebutuhan Khusus

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Saat menghadiri acara ulang tahun ke-12 sekaligus pemberkatan patung Santo Yosef, Pelindung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Karya Ilahi, Wakil Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur, (NTT) memberikan apresiasi kepada sekolah ini.

“PAUD Karya Ilahi mendedikasikan dirinya  untuk masyarakat Kabupaten Sikka, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel,” kata Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, saat berada di PAUD Karya Ilahi di Kelurahan Waioti, Maumere, Jumat (19/3/2021).

Romanus menyebutkan, dengan keterbatasannya, sekolah ini melayani anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Kabupaten Sikka, dapat melewati segala permasalahan yang menimpa.

Wakil Bupati Sikka, NTT, Romanus Woga saat berkunjung ke PAUD Karya Ilahi di Kelurahan Waioti, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT,  Jumat (19/3/2021). -Foto: Ebed de Rosary

“Atas nama pemerintah Kabupaten Sikka, kami menyampaikan profisiat kepada ibu Ursula, yang dengan hati mau menampung anak-anak berkebutuhan khusus ini,” ucapnya.

Romanus mengatakan, Tuhan memberi orang-orang khusus untuk melayani anak-anak difabel, dan anak-anak ini di kemudian hari mereka akan menjadi orang-orang khusus dalam pembangunan di negara ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus ini, dan berharap bisa mengatasi keluhan-keluhan dari keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

“Terima kasih kepada ibu Ursula dan seluruh staf di PAUD Karya ilahi,” ungkap Romanus.

Sementara itu, pendiri PAUD Karya Ilahi, Ursula Maria, menyampaikan PAUD Karya Ilahi memang berbeda dengan sekolah pendidikan anak usia dini lainnya, karena murid di sekolah ini adalah anak-anak berkebutuhan khusus.

Ursula menjelaskan, dirinya menginisiasi sekolah ini dengan mendirikan tiga ruang kelas telebih dahulu di tanah miliknya.

Diakuinya, hatinya selalu tergerak membangun PAUD ini karena yakin, jika ditangani dengan baik di usia dini, maka kesempatan berkembang anak berkebutuhan khusus akan lebih maksimal menuju kemandirian.

“Usia emas adalah kesempatan untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan perkembangan mereka,” ungkapnya.

Ursula memaparkan,PAUD Karya Ilahi berdiri sejak 2009 dan baru mendapat izin operasional dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka pada 2013.

Menurut Ursula, tidak mudah mengurus soal perizinan tersebut, tapi ia sangat memakluminya dan tidak putus semangat, karena menurutnya di Maumere hanya ada dua SLB (Sekolah Luar Biasa).

“Dengan murid yang jumlahnya terus bertambah, tentu tempat tidak memadai. Meskipun selalu ada kekurangan, semua dibawa dalam doa saja dan pasti ada jalan keluar,” ucapnya.

Ursula mengisahkan, suatu ketika pihaknya ingin mengikuti pelatihan untuk deteksi dini difabel pada anak, dan pihaknya tidak mempunyai biaya, sehingga hanya berdoa agar diberikan jalan.

Dirinya mengaku, hari ke empat setelah berdoa ada donatur yang memberikan  bantuan dana dan hingga saat ini pun pihaknya tidak pernah bertemu dengan donatur tersebut.

Dalam mengunjungi PAUD Karya Ilahi, Wakil Bupati Sikka didampingi oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Mathilda Clementia, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dominggus Edmundus Bura.

Lihat juga...