‘Warung Kita’ DCML Kedungkandang Terus Berbenah Tingkatkan Omzet

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Unit usaha ‘Warung Kita’ yang dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Suluh Sejahtera Mandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang, binaan Yayasan Damandiri, saat ini terus berbenah, guna memikat konsumen untuk menambah pendapatan warung. Salah satunya dengan menerapkan strategi ‘Jemput Bola’ dan memperbaiki pelayanan lainnya.

Manajer usaha KUD Suluh Sejahtera Mandiri, Siti Mutamimatul Ula, mengatakan, bahwa sejak bulan lalu tepatnya pada Februari 2021, ‘Warung Kita’ yang mereka kelola tersebut tidak lagi hanya menunggu pembeli datang ke toko. Tetapi juga langsung mendatangi calon konsumen untuk menawarkan beberapa produk yang mereka jual.

Menurutnya, langkah tersebut sengaja diambil guna menambah omzet ‘Warung Kita’ yang selama ini dirasa masih kurang optimal.

“Mulai bulan kemarin kita banyak jemput bola, langsung kita tawarkan ke toko-toko atau calon konsumen. Mereka butuh produk apa, bisa langsung telepon ke kami. Jadi sekarang konsumen yang langsung datang ke sini memang jarang,” terangnya kepada Cendana News saat ditemui di ‘Warung Kita’, Senin (29/3/2021).

Lebih lanjut disampaikan Ula, saat ini unit usaha ‘Warung Kita’ selain melayani pembelian satuan atau eceran, juga melayani pembelian dalam partai atau jumlah besar. Tentu dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan membeli eceran.

“Langkah kami sekarang, orang yang hanya beli satu atau eceran dengan orang yang beli langsung atau banyak kita bedakan, jadi ada harga grosir. Misalnya minyak goreng harga ecerannya 13.800, tapi kalau mereka langsung beli banyak kita jual 13.000,” ucapnya.

Menurutnya, dengan penerapan strategi seperti itu, sekarang sudah ada beberapa konsumen yang mau kulakan atau belanja ke ‘Warung Kita’. Bahkan ada pembeli yang langsung daftar menjadi anggota koperasi. Jadi bisa kulakan sekaligus bayar angsuran.

Dikatakan Ula, saat ini unit usaha ‘Warung Kita’ memang tidak mengejar untung banyak, tapi yang penting konsumen mau kembali. Mau beli lagi, mau jadi pelanggan, itu sudah menjadi sebuah keuntungan.

“Alhamdulillah kemarin ada yang beli tepung langsung dua sak dan langsung dibayar. Begitu juga dengan minyak goreng. Kalau yang dibeli banyak, barang kita antar. Tapi kalau hanya sedikit, biasanya langsung dibawa sendiri,” ujarnya.

Disebutkan, saat ini ‘Warung Kita’ DCML Kedungkandang menjual berbagai kebutuhan pokok termasuk sembako mulai dari beras, minyak goreng, gula, tepung, mie, kecap, sabun, LPG, foam tempat makan, dan sebagainya.

“Tapi kalau telur, kita memang tidak jual karena telur mudah busuk,” sebutnya.

Menurutnya, penjualan foam tempat makan lumayan banyak peminatnya. Terlebih di wilayah DCML Kedungkandang masih kental dengan kegiatan dan kerap mengadakan selamatan.

“Kemarin ada yang beli langsung 600 foam tempat makan,” ucap Ula.

Sementara itu, selain menerapkan strategi jemput bola, ‘Warung Kita’ DCML Kedungkandang juga tengah memperbaiki pelayanan bagi konsumen yang datang langsung ke toko. Sebab dari pengakuan beberapa konsumen, ada yang mengaku kurang nyaman dengan pelayanan yang diberikan ‘Warung Kita’.

“Ada konsumen yang bilang bahwa pelayanan di sini jelek, tidak ramah, jadi mereka memilih pindah ke toko lain. Jadi, masalah pelayanan ini yang juga akan kita perbaiki,” pungkasnya.

Lihat juga...