Wisata Gratis di Waduk Kampung Rambutan

JAKARTA – Waduk Kampung Rambutan yang berada di belakang terminal Kampung Rambutan, tidak hanya berfungsi sebagai wadah menampung air dan menahan luapan air kala hujan menguyur Jakarta. Namun, juga menjadi wahana wisata gratis bagi masyarakat sekitar.

Setiap akhir pekan, Waduk Kampung Rambutan yang berlokasi di RT 17 RW 06, Kelurahan Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur ini ramai pengunjung. Di antara mereka ada yang memancing di pinggiran waduk.

Sebagian lagi terlihat sedang olah raga dengan bersepeda, jalan di tempat dan berlari kecil. Aktivitas mereka berlangsung di lintasan jogging track yang dibangun di pinggiran Waduk Kampung Rambutan.

Kepala Dinas Sumber Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal Samad, di gedung balai kota Jakarta. –Ist.

Usai olah raga, mereka duduk santai di undakan tangga saling bercengkrama sambil memandang hamparan air di waduk. Juga merasakan hempusan angin yang tertiup dedaunan pohon yang ada di sekililing waduk itu.

“Baru pekan ini saya dan komunitas sepeda ke waduk ini. Kita sepedaan bolak balik di pinggiran waduk, terus lari. Suasananya cukup bagus untuk wisata alam, gratis lagi. Yang penting kita jaga lingkungannya, nggak buang sampah sembarangan,” ujar Wardianto, salah satu pengunjung kepada Cendana News, di area Waduk Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (7/3/2021).

Sementara Ardi, warga Kramatjati mengaku sengaja membawa anaknya ke waduk ini untuk jalan-jalan dan memancing untuk menghilangkan rasa lelah dan penat setelah aktivitas work from home (WFH).

“Saya 0 WFH, anak juga belajar online. Sepekan pasti kan penat ya di rumah mulu. Makanya, akhir pekan kita sepedaan ke waduk ini,” ujar Ardi.

Selain bersepeda, Ardi juga memancing di waduk ini. Menurutnya, ikan di waduk ini lumayan banyak, di antaranya ikan gabus, nila, dan mujair.

Memancing bagi dia merupakan hiburan. Bahkan, sebelum waduk ini dinormalisasi, Ardi kerap memancing di waduk ini bersama teman-temannya.

“Ini Waduk Rambutan sudah dinormalisasi, jadi lebih nyaman mancingnya. Anak juga bisa sepedaan dan lari di jogging track di pinggir waduk. Ini kan wisata murah meriah menyehatkan,” ujar ayah dua anak ini.

Hal senada diungkapkan Dista. Dia mengaku sering ke waduk ini bersama keluarganya untuk sekadar menikmati suasana alam. Apalagi, lingkungan Jakarta sudah padat, sehingga tidak ada tempat untuk rekreasi gratis.

“Kita ke waduk ini cuma sekadar untuk duduk santai di undakan tangga ini. Juga olah raga gerakin badan sambil nikmati udara segar,” ujar Dista.

Tidak hanya pagi hari, terkadang dia datang ke waduk ini pada sore hari. Menurutnya, kala sore pun area waduk ini ramai kegiatan warga.

“Kalau sore itu lebih ramai, banyak aktivitas, ada anak-anak main layangan, yang mancing lebih banyak, yang olah raga, juga. Ya, kaya piknik keluarga, suasananya asri dan anginnya sepoi-sepoi,” tukasnya.

Kepala Dinas Sumber Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal Samad, mengatakan, pihaknya gencar melakukan normalisasi waduk, salah satunya waduk Kampung Rambutan.

“Waduk ini telah ditata dengan fasilitas jogging track, ada undakan tangga, ada gedung terbuka di atas pojok pinggir waduk  untuk bersantai warga saat berkunjung,” ujar Yusmada, kepada Cendana News saat dihubungi, Minggu (7/3/2021).

Sehingga, menurutnya waduk ini tidak hanya sebagai wadah menampung air bekas sodetan kali, tapi juga bisa dijadikan sebagai obyek wisata atau wahana rekreasi gratis bagi warga Jakarta.

“Kami upayakan normalisasi waduk dilengkapi pendistribusian, seperti jogging track di sisi penyanggah waduk. Warga bisa aktivitas olah raga sambil menikmati suasana alam,” tutupnya.

Lihat juga...