Lebaran CDN

71.143 Orang di Bekasi Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat melaporkan, penyuntikkan vaksinasi Covid-19 dosis tahap pertama telah dilakukan kepada 71.143 orang di wilayah setempat.

Percepatan pun terus dilakukan melalui program vaksinasi Covid-19 dengan membuka sentra vaksinasi massal di beberapa lokasi, termasuk fasilitas umum, mall dan lainnya.

“Untuk dosis tahap kedua, telah dilaksanakan pada 31.156 orang. Data tersebut dihimpun per 19 April 2021,”ungkap Tanti Rohilawati Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, melalui laporan resminya, Jumat (23/4/2021).

Dikatakan, dipilihnya sentra vaksinasi di beberapa lokasi wilayah Kota Bekasi, tujuannya agar masyarakat lebih cepat untuk mengakses tempat pelayanan vaksinasi.

Sentra vaksinasi memakai lokasi gedung pertemuan dan hotel. Menurutnya, vaksinasi di beberapa sentra ini tetap dibawah tanggung jawab Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas yang ada di wilayah sentra vaksinasi dengan melibatkan vaksinator dan tenaga medis dari puskesmas, klinik dan RS Swasta.

Selain itu diketahui bahwa Komite Kebijakan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi telah mengeluarkan surat edaran nomor: 556/513/SET.Covid-19 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dalam Upaya Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi pada Sektor Jasa Usaha Kepariwisataan, Hiburan dan Perdagangan (Area Publik) di Kota Bekasi.

Surat edaran tersebut berlaku terhitung sejak 20 April 2021 sampai dengan 03 Mei 2021 dan ditujukan untuk para pimpinan pelaku usaha jasa kepariwisataan dan hiburan, pelaku usaha pusat perbalanjaan, toko swalayan dan perdagangan, pengelola pasar tradisional, pengelola pasar swasta serta pedagang kaki lima se-Kota Bekasi berisikan tentang

Pertama Pasar Tradisional dan Pasar Swasta untuk membatasi jam operasional, kedua Kegiatan Usaha Perdagangan dan Jasa meliputi pusat perbelanjaan, Toko Swalayan dan pelaku usaha perdagangan lainnya jam operasional dimulai pukul 07.00 sampai dengan 22.00 WIB dan yang memiliki izin operasional 24 jam tidak berlaku tetapi tetap melakukan jam operasional mulai pukul 07.00 sampai dengan 22.00 WIB dengan wajib memperhatikan jumlah pengunjung agar tidak adanya kerumunan

Ketiga, tempat fasilitas jasa usaha kepariwisataan serta hiburan, menerapkan standar protokol kesehatan. Keempat, kegiatan live music/organ tunggal tidak diperbolehkan, sementara waktu dalam bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah

Sementara untuk Gelanggang Olahraga/Pusat Kebugaran diperbolehkan menyelenggarakan acara mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WlB. Khusus untuk kolam renang diperbolehkan menyelenggarakan acara pukul 08.00 WB sampai pukul 16.00 WIB.

Lihat juga...