Lebaran CDN

Adaptasi Pelaku Usaha Sikapi Pelarangan Mudik

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Walaupun tidak bisa bertemu, silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan mengirimkan sesuatu kepada kerabat, sanak keluarga maupun relasi bisnis. Dan tidak hanya itu, roda perekonomian pun tetap dapat berputar.

Humas Perkumpulan Bumi Alumni yang juga merupakan Koordinator Marketing Lupba, Prima Dewi F., S.IP menyatakan, pelarangan mudik sebaiknya disikapi dengan mencari alternatif untuk tetap dapat menjalin silaturahmi.

Humas Perkumpulan Bumi Alumni yang juga merupakan Koordinator Marketing Lupba, Prima Dewi F., S.IP saat menjelaskan peluang penjualan hampers di masa pelarangan mudik Lebaran 2021, saat dihubungi, Selasa malam (20/4/2021) – Foto: Ranny Supusepa

“Peluang penjualan hampers saat ini harusnya bagus. Karena dengan pelarangan mudik maupun dibatasinya jumlah orang yang berkumpul maka diharapkan jalinan silaturahmi dapat dilakukan dengan mengirimkan hampers kepada kenalan dan sanak keluarganya, sebagai pengganti kehadiran fisik,” kata Prima saat dihubungi, Selasa malam (20/4/2021).

Ia memaparkan bahwa PBA (Perkumpulan Bumi Alumni) dan UMKM Alumni UNPAD menyediakan hampers produk brand kolektif Lupba.

Berupa keripik pisang aneka varian rasa, keripik batang pisang, kopi premium, kopi premium siap seduh dalam cup, bawang goreng, madu dan sambal. Dikolaborasikan dengan berbagai produk makanan UMKM Alumni UNPAD di antaranya kue kering, kue bolu jadul, aneka keripik, lapis legit, abon dan wedang dalam cup.

“Selain ingin membantu masyarakat untuk bisa menjalin silaturahmi, momen ini memang kami manfaatkan untuk makin memperkenalkan produk anggota UMKM Alumni UNPAD yang saat ini anggotanya sudah mencapai 790 orang,” ujarnya.

Prima menyebutkan selain mempersiapkan isi hampers dengan produk makanan dari para alumni, hampers juga bisa dipercantik dengan produk non makanan.

“Misalnya, kain tenun Baduy, pernak pernik batik, mukena, kreasi daur ulang, dan masker brokat. Jadi terserah pelanggan ingin membentuk hampers sesuai dengan orang atau lembaga yang akan diberikan hampers,” ujarnya lebih lanjut.

Sebagai ajang promosi, ia menyebutkan varian hampers bisa dilihat melalui media sosial yang dimiliki oleh Perkumpulan Bumi Alumni dan UMKM Alumni UNPAD.

“Dan tentunya, juga disebarluaskan dalam bentuk katalog oleh anggota, yang jumlah anggotanya mencapai lebih dari 1.100 orang,” tuturnya.

Ia menyebutkan, walaupun pusat dari Perkumpulan Bumi Alumni dan UMKM Alumni UNPAD di Cafe Lubca BTC Pasteur Bandung, tapi tak tertutup bagi para pemesan yang berasal dari luar kota.

“Tidak usah takut yang di luar Bandung juga bisa. Karena para anggota kan juga banyak yang tinggal di luar kota. Tapi kalau langsung ke Cafe Lubca, para pemesan bisa melihat langsung dan memilih produk yang akan menjadi hampers. Dan, kami juga tidak hanya menyediakan untuk pemesanan satuan. Untuk yang banyak juga bisa. Request waktu pemesanan juga bisa,” tandasnya.

Langkah menjalin silaturahmi dengan mengirimkan sesuatu juga dianjurkan oleh pemerintah melalui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

“Harapannya, masyarakat tetap masih bisa bersilaturahmi dengan kerabat  memanfaatkan teknologi sebagai alternatif karena tidak bisa mudik tahun ini. Kendati tidak mudik, masyarakat tetap bisa menghadiahi keluarga dengan produk-produk kreatif anak bangsa,” kata Sandi dalam kesempatan terpisah.

Ia mencontohkan berbagai produk ekraf yang bisa dijadikan penyambung silaturahmi adalah fashion, kuliner, kriya dan juga musik.

“Kita kirimkan hadiah itu ke keluarga kita, menggantikan kehadiran fisik di kampung halaman,” ujarnya.

Dengan melakukan ini, Sandi menyebutkan para pelaku ekonomi kreatif akan mendapatkan manfaat di masa pandemi.

“Memang tidak sama dengan lebaran biasanya, di mana banyak acara. Tetapi paling tidak,  sedikit menjadikan keringanan teman-teman pelaku ekonomi kreatif, termasuk musik,” pungkasnya.

Lihat juga...