Lebaran CDN

Antisipasi Arus Mudik 2021, Riau Bangun Enam Posko Penyekat

Gubernur Riau, Syamsuar, saat memaparkan rencana pembentukan enam posko penyekatan pemudik 2021 - foto Ant

PEKANBARU – Pemprov Riau bersama instansi terkait, akan mendirikan enam unit posko penyekatan, dalam upaya mengantisipasi pergerakan mudik lebaran 2021 Posko tersebar di sejumlah daerah perbatasan Provinsi Riau, melalui jalur darat.

“Posko penyekatan itu berfungsi sesuai instruksi Menteri Perhubungan, petugas di posko penyekatan perbatasan bertugas menyuruh pengemudi untuk memutar balik kendaraan yang akan melakukan mudik lebaran, akan tetapi tetap ada pengecualiannya,” kata Gubernur Riau, Syamsuar Senin (12/4/2021).

Untuk pengecualian, yang boleh melintasi posko penyekatan misalnya kendaraan angkutan sembako, barang penting, orang sakit dan kedinasan. Jadi, sudah ada pengecualian kendaraan yang boleh melintas saat mudik Lebaran, seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan, yang menjadi acuan bagi Riau untuk menyuruh putar balik kendaraan yang tidak boleh melintas.

“Titik posko penyekatan yang dibangun tersebut dikoordinasikan dengan Kapolda Riau, yang didahului dengan survei bersama Satpol PP dan Dishub Riau, sehingga bisa diketahui dimana posisi posko penyekatan pelarangan,” jelas Syamsuar.

Ke-enam posko penyekatan itu, dimulai dari perbatasan Riau-Sumatera Barat sebanyak dua unit posko, di Kabupaten Kampar dan Kuansing. Posko di perbatasan Riau-Sumatera Utara di Rokan Hilir dan Rokan Hulu (Rohul). “Di Rohul ini juga ada perbatasan dengan Pasaman Sumbar, ini juga harus dilakukan penyekatan, sedangkan untuk waktu penyekatan dalam upaya mengantisipasi mudik lebaran diberlakukan mulai 6-17 Mei 2021,” katanya.

Selain itu, ada juga penyekatan di perbatasan Riau-Jambi, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir. (Ant)

Lihat juga...