Lebaran CDN

Arus Kendaraan dari Riau menuju Sumbar, Ramai

SARILAMAK  – Kendaraan yang datang dari arah Provinsi Riau menuju Provinsi Sumatera Barat masih terlihat ramai dan belum ada pemeriksaan bagi pengendara di pos penyekatan perbatasan Sumbar-Riau yang berada di Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota.

Dari pantauan pada Rabu (28/4) sekira pukul 15.00 Wib hingga 45 menit ke depannya terpantau sejumlah mobil dan sepeda motor dari arah Riau.

Di pos tersebut terdapat puluhan aparat kepolisian yang bertugas di lokasi dari jajaran Polres Limapuluh Kota. Sedangkan petugas dari instansi lain belum tampak berada di lokasi pos penyekatan.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, di Sarilamak, Kamis mengatakan semenjak terkait larangan mudik tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti hal tersebut.

Pada Sabtu (24/4) petugas kepolisian telah mendirikan pos penyekatan yang nantinya juga akan digunakan untuk Pos PAM Idul Fitri di perbatasan Sumbar-Riau.

“Kami juga telah menyediakan personel di pos tersebut, namun kami memang belum bisa melakukan banyak hal karena petugas yang ada di pos baru dari pihak kepolisian,” katanya.

Ia mengatakan memang sebelumnya telah ada pertemuan dengan kepala daerah beserta organisasi perangkat daerah untuk membahas terkait pelaksanaan pos penyekatan tersebut.

Menurutnya, saat ini tugas kepolisian di pos penyekatan batas Sumbar-Riau baru dapat melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan dan memantau arus lalulintas yang melintas di pos penyekatan tersebut.

“Kami juga telah memasang berbagi imbauan dan sosialisasi terkait addendum tersebut di beberapa titik yang ada di lokasi perbatasan,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, mengatakan pihaknya akan menjalankan tugas seperti yang tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 H. (Ant)

Lihat juga...