Lebaran CDN

Asinan Betawi Banyak Diburu untuk Buka Puasa

Editor: Mahadeva

Asinan Betawi Bu Adung, yang bercita rasa gurih, asam dan pedas disajikan di kedai  yang ada di area Taman Lebah Madu Pramuka, Cibubur Jakarta Timur, Sabtu (24/4/2021). foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA – Asinan Betawi, adalah jajanan yang banyak digemari. Cita rasanya yang segar, membikin mata menjadi melek karena rasa gurih pedas bumbu kacangnya. Dan asinan Bu Adung, yang ada di area Taman Lebah Madu Pramuka, Cibubur, Jakarta menjadi salah satu buruan untuk menu berbuka puasa.

Asinan Betawi, tergolong makanan yang menyehatkan, karena terbuat dari ragam sayur segar, seperti  kol, sawi, ketimun, dan tauge. Sajiannya akan semakin menggugah selera dengan adanya irisan tahu putih berbentuk dadu dan krupuk mi kuning.

“Asinan ini santapan sehat bagi tubuh, rasa gurih, asam dan pedasnya sangat segar saat disantap, apalagi kalau cuacana panas,” ujar Bu Adung, saat ditemui Cendana News di kedai yang ada di area Taman Lebah Madu Pramuka, Cibubur Jakarta Timur, Sabtu (24/4/2021).

Bu Adung sudah sekira 15 tahun berjualan asinan Betawi di lokasi tersebut. Pembelinya tidak hanya pengunjung taman, tetapi juga warga Jakarta, yang sengaja datang untuk membeli. “Kalau bulan biasa, tiap hari jualnya dari pagi sampai sore, dan liburnya hari Senin. Nah, kalau bulan Ramadan, saya bukanya siangan sampai sore. Alhamdulillah ya selalu habis asinan saya ini,” imbuhnya.

Pembeli asinan, terkadang rela antri menunggu giliran dilayani. Apalagi di bulan Ramadan, biasanya banyak pembeli datang menjelang Salat Asar hingga Magrib. Satu porsi asinan Betawi bu Adung yang berisi berragam sayur segar dibalut dengan kuah bumbu kacang bertekstur lembut, dibandrol Rp15.000.

Bu Adung sedang membuat asinan Betawi pesanan pembelinya di kedainya di area Taman Lebah Madu Pramuka, Cibubur Jakarta Timur, Sabtu (24/4/2021). foto: Sri Sugiarti.

“Untuk bumbu kuahnya, asinan Betawi terbuat dari bumbu kacang tanah goreng yang dihaluskan dicampur dengan cabai dan sedikit asam Jawa. Sayuran di atas piring diberi taburan kuah kacang, dan krupuk mi kuning, lalu ditaburi gula Jawa cair. Rasanya, gurih, asam dan pedas,” ungkap Bu Adung.

Di bulan Ramadan ini, pembeli  lebih banyak memesan untuk dibungkis, karena akan dijadikan menu buka puasa bersama keluarga di rumah. Di setiap Ramadan, Bu Adung juga kerap kebanjiran pesanan. Baik dari masyarakat atau perusahaan, untuk sajian buka puasa bersama. “Setiap tahun, selalu ada pesanan asinan untuk buka puasa. Tahun ini juga ada tapi tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, karena terhadang kondisi pandemi COVID-19,” tandasnya.

Anita, penikmat asinan Betawi Bu Adung, mengaku kerap membeli di saat bukan Ramadan. Dan kali ini membeli untuk dibungkus untuk persiapan buka puasa bersama keluarga. “Tampilan kuah kacangnya lebih bening, dan teksturnya lebih lembut. Rasa gurih, asam dan pedasnya sangat lezat saat disantap. Wah, pasti sedap untuk menu buka puasa, tapi biasanya kita makannya setelah salat tarawih,” ujar Anita, kepada Cendana News di kedai asinan Betawi Bu Adung, Sabtu (24/4/2021).

Lihat juga...