Balangan Kalsel Ekspor Porang ke Jepang

Kadistan Balangan, Rahmadi Oe'un, saat meninjau penjemuran porang yang akan diekspor ke Jepang - foto Ant

BALANGAN – Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), ekspor porang untuk pertama kalinya ke Jepang, pada 26 April 2021.

Kepala Dinas Pertanian Balangan, Rahmadi Oe’un mengatakan, sebanyak 10 ton umbi porang dari Balangan, akan diekspor ke Jepang. Ekspor pertama porang ke Jepang ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa, khususnya untuk Kabupaten Balangan. “Kita memonitor langsung rencana pengeksporan porang ke Jepang, dimana kita melihat situasi di penjemuran. Ini target kita, sebanyak 10 ton, mudah-mudahan terealisasi dengan baik,” ujarnya, Kamis (1/4/2021).

Saat ini, porang yang sudah diiris dan dijemur kering sudah ada sekira lima ton. “Tinggal beberapa hari lagi, mudah-mudahan cuaca selalu panas sehingga target 10 ton akan bisa terpenuhi,” tambahnya.

Di Kalsel, di kelompok-kelompok tani atau asosiasi belum ada yang mengekspor Porang ke Jepang. Oleh karenanya, Rahmadi mengaku akan terus mengawal proses ekspor tersebut sampai sukses.

Perwakilan perusahaan eksportir, PT Buana Alam Lestari, Amir Karyani meyebut, porang Balangan tersebut dibeli oleh Jepang. Tetapi, kemudian akan diekspor kembali dan diolah di Taiwan. “Nantinya porang dari Balangan akan dijadikan bahan makanan atau beberapa bahan-bahan lainnya, dengan harga pasaran sesuai dengan kontrak yaitu dari PT Buana Alam Lestari,” sebutnya.

Pelaksanaan ekspor tanaman porang dari Balangan ke Jepang diperkirakan akan terlaksana sekira 10 sampai 14 April 2021. Deadline pengiriman paling lambat di 14 April 2021, oleh karena itu, pihaknya sangat fokus dan sangat ingin membantu pelaksanaan ekspor sampai selesai.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Balangan, Rizkianor Fauzi menambahkan, untuk Kabupaten Balangan sampai ini telah memiliki luasan tanaman porang sekira 810 hektare. “Kami mengharapkan, semoga semua tanaman porang yang luasnya mencapai hampir seribu hektare ini dapat semuanya dipanen oleh petani-petani porang sendiri, serta proses pengeksporan ke luar negeri selalu lancar,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...