Lebaran CDN

Bansos Damandiri jadikan 513 Rumah di Cilacap Layak Huni

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Tak hanya berkiprah dalam mengangkat nasib pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saja, Yayasan Damandiri juga mempunyai berbagai program sosial yang mengangkat kesejahteraan masyarakat di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Program sosial yayasan besutan Presiden Soeharto tersebut, bahkan menyentuh ratusan masyarakat yang berada di wilayah pinggiran Kabupaten Cilacap tersebut. Total ada 513 rumah yang kini layak huni dan sehat berkat bantuan yang diberikan Yayasan Damandiri.

“Bantuan sosial (bansos) yang diberikan Yayasan Damandiri untuk masyarakat Desa Madura sudah berlangsung sejak tahun 2017 dan sampai saat ini sudah ratusan rumah yang tersentuh program sosial tersebut,” kata Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Heri Puji Santoso, Rabu (28/4/2021).

Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Heri Puji Santoso dijumpai di Cilacap, Rabu (28/4/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Puji Heri menjelaskan, bantuan yang pertama turun adalah bedah rumah dan ada 10 unit rumah yang dinilai masuk kategori keluarga prasejahtera dan mendapat bantuan tersebut.

Satu rumah mendapatkan bantuan Rp 25 juta, dengan peruntukan Rp 20 juta untuk pembangunan rumah, Rp 2.500.000 untuk pembangunan warung sebagai tempat usaha dan Rp 2.500.000 untuk modal usaha.

Setelah program bedah rumah, berikutnya turun bantuan program lantainisasi. Bantuan ini turun dalam tiga tahap, tahap pertama 72 rumah, kedua 78 rumah dan kemudian turun lagi bantuan untuk 20 rumah, sehingga total ada 220 unit rumah yang mendapat bantuan lantainisasi.

Dalam waktu yang bersamaan, lanjut Puji Heri, yayasan juga memberikan bantuan program jambanisasi. Tahap pertama diberikan bantuan untuk 100 rumah dan tahap kedua ada 183 rumah yang mendapatkan bantuan jambanisasi.

“Untuk program sosial terkait pembangunan rumah layak huni, total sudah menyentuh 413 rumah, mulai dari program bedah rumah, lantainisasi dan jambanisasi,” jelasnya.

Bantuan tersebut sangat dirasakan menfaatnya oleh warga sekitar, karena mereka yang semula tidak pernah bermimpi untuk bisa memperbaiki rumah atau pun melengkapi rumah dengan jamban, kini bisa terealisasi.

Salah satu penerima bantuan bedah rumah, Aan Darwati mengatakan, rumahnya yang dulu berlantai tanah dan dinding hanya dari anyaman bambu, kini sudah berdiri kokoh dan lantainya bersih. Tak hanya itu, ia juga kini memiliki warung yang penuh dengan barang dagangan di rumahnya.

“Dulu saya berjualan sayuran seperti kangkung, bayam dan lainnya. Kalau tidak laku, keesokan harinya sayuran tersebut saya masak dan dijual matang, sebab jika tidak dimasak sayuran layu. Sekarang berkat bantuan dari Yayasan Damandiri, saya memiliki warung kelontong di rumah dan tentu saja penghasilan juga meningkat,” tuturnya.

Lihat juga...