Lebaran CDN

Bantaran Sungai Citarum di Bojongsoang Jadi Taman yang Indah

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Sungai Citarum Jawa Barat, merupakan salah satu sungai dengan predikat  terkotor di Asia Tenggara. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, diperkirakan ada sekitar 500.000 ton timbulan sampah setiap tahunnya yang memadati Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Namun kini predikat terkotor itu perlahan mulai diperbaiki. Lewat kampanye Citarum Harum, pemerintah pusat dan daerah beserta stakeholder terkait juga dukungan masyarakat, melakukan upaya perbaikan fundamental dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan sungai sepanjang 250 kilometer tersebut.

Bantaran Sungai Citarum Sektor 6 di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung merupakan salah satu DAS yang berhasil dipercantik. Tempat yang dulunya kumuh itu, kini berubah menjadi taman bermain yang indah dan bersih, yang diberi nama Taman Air Citarum Harum.

“Kalau dulu, jangan kan mau datang ke sini, lewat saja orang malas karena kotor dan banyak sampahnya. Tapi sekarang sudah bersih, indah, banyak permainan anaknya, orang juga banyak yang datang, terutama pas sore hari,” ungkap Maryanto, Petugas Pengelola Taman Air Citarum Harum Sektor 6, di lokasi tersebut, Rabu (14/4/2021).

Maryanto, petugas pengelola Taman Air Citarum Harum Sektor 6, saat ditemui di lokasi tersebut, Rabu (14/4/2021). -Foto Amar Faizal Haidar

Lebih lanjut, Maryanto menuturkan, beberapa tanaman palawija juga telah ditanam di bantaran Sungai Citarum Sektor 6 tersebut. Penanaman itu semuanya dilakukan oleh masyarakat sekitar.

“Jadi kita cukup senang, karena itu menandakan bahwa masyarakat sekitar sudah mulai sadar dan peduli dengan Sungai Citarum. Karena memang tujuan utama kita kan agar masyarakat peduli, jangan lagi mencemari,” ujar Maryanto.

Di tempat yang sama, Sari, Pengunjung yang datang ke Taman Air Citarum Harum Sektor 6 mengaku senang, lantaran kini area sungai sudah semakin bersih dan menjadi tempat yang menyenangkan untuk bermain.

“Kita apresiasi tentunya upaya dari semua pihak yang berhasil mewujudkan taman ini. Kita sebagai masyarakat harus berterimakasih, dengan cara ikut menjaga kelestariannya, dan tidak mencemari, apalagi membuang sampah sembarangan ke sungai,” ucap Sari.

Ia juga menyebut, sekarang Taman Air Citarum Harum bisa menjadi destinasi wisata keluarga yang murah meriah, menggembirakan, dan edukatif.

“Iya di sini permainan anaknya lumayan banyak. Terus kita juga cuma bayar parkir saja, jadi murah meriah. Kita juga bisa sekaligus mengajarkan ke anak-anak pentingnya menjaga lingkungan, terutama sungai. Karena jika lingkungan bersih, kita yang akan menikmatinya. Kalau lingkungan kotor, kita juga yang merasakan dampaknya. Ini penting sekali,” pungkas Sari.

Lihat juga...