Lebaran CDN

Berawal Mencoba, Tanaman Kurma Ajwa Tumbuh di Pekarangan Marsai

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Buah kurma jadi salah satu alternatif menu berbuka puasa. Tanaman yang kerap tumbuh di Timur Tengah itu ternyata bisa tumbuh di wilayah Lampung Selatan.

Marsai, salah satu petani di Dusun Pematang Macan, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni menyebut menanam kurma di pekarangan rumah. Awalnya mencoba pohon kurma miliknya berbuah.

Marsai bilang penanaman kurma dilakukan dengan sistem generatif. Menggunakan biji, ia mengaku penanaman kurma dilakukan usai sang ayah pulang usai pergi naik haji di Makkah, Arab Saudi. Sepuluh tahun silam ia menyebut oleh oleh buah kurma sebagian disemai memakai biji. Ia mengaku belajar dari internet cara menyemai biji kurma.

Biji kurma yang disemai sebut Marsai direndam dengan air hangat. Selanjutnya ia meletakkan pada wadah berisi kapas lalu disimpan pada tempat gelap. Proses itu menyerupai pembuatan kecambah. Beberapa biji kurma ajwa sebutnya tidak berkecambah, namun ia bisa menyemai lima tanaman. Setelah berkecambah biji kurma disemai pada media tanam polybag.

“Saya mencoba budidaya kurma ajwa, awalnya ragu bisa tumbuh atau tidak namun ternyata bisa berkembang namun jenis kurma yang saya tanam dihitung dari awal masa tanam mencapai sepuluh tahun baru berbuah, dan tahun ini masuk tahun kedua,” terang Marsai saat ditemui Cendana News, Senin (19/4/2021).

Buah kurma ajwa yang ditanam sebutnya bisa tumbuh hingga empat batang. Namun karena kondisi cuaca dan penanganan kurang maksimal hanya satu batang tumbuh sempurna. Tanaman yang berada tepat di depan musala dan pekarangan miliknya tersebut masih setinggi dua meter. Dua tandan buah mulai muncul dengan buah berkulit hijau.

Kurma sebut Marsai bisa tumbuh dengan kondisi cuaca panas. Agar menyesuaikan kondisi di Timur Tengah pada bagian akar tanaman ia menambah pasir. Proses pemupukan kurma sebutnya bisa dilakukan dengan tambahan pupuk NPK dan kompos. Ia mengaku masih akan mengembangkan tanaman khas Timur Tengah yang bisa tumbuh di pekarangan rumah.

“Iklim tropis sekaligus lokasi perbukitan dekat laut yang gersang sekaligus jadi daya dukung tanaman kurma yang saya tanam,” sebutnya.

Pada tahun sebelumnya saat kurma belajar berbuah ia bisa memanen dua tandan berisi buah melimpah. Marsai mengaku masih akan mencoba menanam jenis kurma lain. Sebab saat ini sejumlah toko pertanian online mulai menyediakan bibit kurma siap tanam. Percobaan dengan membeli berbagai jenis kurma dan menyemai biji juga telah dilakukan meski gagal.

Buah kurma di pekarangan yang diperoleh dari biji sebutnya juga jadi kenangan. Pasalnya pohon tersebut diperoleh dari penyemaian biji sepulang sang ayah menunaikan ibadah haji. Menanam kurma di pekarangan sebutnya sekaligus pengingat untuk menyediakan hidangan kurma saat berbuka puasa. Meski belum bisa memanen dari tanaman yang dibudidayakan sebagian kurma diperoleh dengan cara membeli.

Budidaya kurma sebutnya harus memperhatikan kondisi bunga jantan dan betina. Proses pengawinan putik dan serbuk sari yang berlangsung secara alami bisa dibantu penyerbukan buatan. Tandan bunga jantan dan betina yang masuk masa pembuahan akan diikat lebih dekat mempercepat pembuahan. Pengalaman menanam buah salak dan vanili membuat penyerbukan lebih mudah dilakukan.

“Buah yang dihasilkan sebagian oleh penyerbukan alami namun tetap butuh penyerbukan buatan,” cetusnya.

Jupri, salah satu warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni menyebut heran saat kurma bisa tumbuh subur di wilayah tersebut. Namun ia menyebut belajar cara membudidayakan kurma dengan memakai biji. Setiap membeli kurma ia mengaku pernah melakukan proses penyemaian. Namun setelah disemai tunas yang tumbuh selalu busuk oleh curah hujan tinggi.

“Kondisi tanah harus diberi pasir seperti pada kondisi tempat asalnya sehingga tanaman kurma bisa subur,” cetus Jupri.

Tanaman kurma yang bisa tumbuh pada kondisi cuaca wilayah pesisir Bakauheni sebut Jupri bisa dikembangkan. Pohon yang telah tumbuh subur sebutnya bahkan sebagian bisa dipergunakan sebagai indukan. Ia mengaku telah memesan buah untuk disemai yang bisa dipanen lima minggu setelah pembuahan. Sistem pembuahan seperti kelapa, salak menjadi tantangan dalam budidaya kurma.

Lihat juga...