Lebaran CDN

Berburu Menu Takjil di Pasar Ramadan Masjid Agung Kauman

Editor: Mahadeva

SEMARANG – Kemeriahan mewarnai pasar Ramadan, yang digelar di depan Masjid Agung Kauman Semarang, Sabtu (2/4/2021). Berbagai stan dagangan terlihat diserbu pembeli, khususnya pedagang takjil buka puasa.

Ada beragam menu makanan dan minuman yang bisa dipilih, mulai dari nasi kebuli, pepes bandeng presto, nasi gudeg, opor, aneka gorengan, hingga beragam minuman pelepas dahaga. Selain makanan dan minuman, beragam kebutuhan untuk beribadah pun tersedia, seperti tasbih, sajadah, peci, sarung, mukenah.

“Setiap sore jelang berbuka puasa selalu kesini. Buat mencari menu buka puasa, pedagangnya banyak, menunya bermacam-macam, jadi tinggal pilih mau yang apa,” papar Suyitno, salah seorang pembeli, saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/4/2021).

Hal senada juga disampaikan, Istib, pembeli lainnya, yang mengaku datang ke pasar tiban, untuk mencari nasi kebuli. “Lagi ingin makan nasi kebuli. Rasanya enak, ada daging kambingnya. Disini rasanya enak, harga juga tidak terlalu mahal,” tandasnya.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, Muhaimin saat ditemui Sabtu (24/4/2021). Foto Arixc Ardana

Keberadaan pasar Ramadan tersebut juga disambut antusias pedagang. Apalagi pada tahun lalu, pasar tersebut tidak berjualan akibat pandemi COVID-19. “Pastinya senang, karena Ramadan kali ini bisa berjualan kembali. Tahun lalu tidak ada, karena pandemi COVID-19 masih awal-awal muncul, kalau sekarang kan sudah ada vaksin, pembeli dan penjual juga sudah paham protokol kesehatan. Pakai masker dan jaga jarak juga,” papar Ida, salah satu pedagang takjil.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, Muhaimin menuturkan, keberadaan pasar Ramadan tersebut untuk membantu para pedagang dan masyarakat yang ingin mencari menu berbuka puasa, atau-pun kebutuhan lainnya. “Setiap Ramadan, pasar yang berada di depan Masjid Kauman ini selalu kita buka, hanya saja pada tahun lalu kita tiadakan, karena pandemi COVID-19,” terangnya.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa memanfaatkan pasar takjil, untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pasar tersebut mulai buka pukul 15.00 WIB hingga malam hari. “Silahkan masyarakat datang untuk berbelanja, namun kita harapkan mereka tetap menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker dan menjaga jarak. Kita juga lakukan pengawasan, agar pembeli dan pedagang ini bisa tertib,” pungkasnya.

Lihat juga...