Cabai Rawit Merah Turun Jadi Rp75 Ribu di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, berangsur turun. Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah, harga mulai di angka Rp75 ribu/kilogram.

Amas Kepala Pasar Kranji, Kota Bekasi, Selasa (6/5/2021) mengakui harga kepomas di tempatnya stabil menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah. Foto: Muhammad Amin

Penurunan tersebut diikuti harga komoditas lainnya, seperti cabai merah keriting dan besar tetap diharga Rp50.000/kg. Sementara harga beras medium Rp.10.000/kg dan Premium Rp.14.000/kg.

“Harga cabai rawit merah, turun dari Rp120 ribu/Kg menjadi Rp75 ribu, terjadi dalam beberapa hari terakhir,” ungkap Amas, Kepala Pasar Kranji kepada Cendana News, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, berbagai upaya terus dilakukan oleh dinas perdagangan melalui operasi pasar murah di beberapa titik di setiap kecamatan di titik tertentu. Hal tersebut juga cukup mempengaruhi harga untuk beberapa komoditas.

Terutama untuk Sembako, menjadi sedikit ada penurunan menyambut bulan suci Ramadhan. Amas pun, menegaskan, berbagai kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Pasar Kranji, Bekasi Barat, dipastikan aman terkendali.

Untuk harga Kepokmas lainnya seperti bawang putih Rp24.000/kg, bawang merah Rp30.000/Kg. Namun harga daging sapi, mengalami kenaikan Menjadi Rp 130.000, daging Ayam Broiler Rp38.000/ekor, Ayam Kampung Rp100.000 hingga Rp170.000 per ekor.

Sementara untuk harga telur ayam Ras Rp22.000/kg, kentang dieng, Rp14.000/kg, Tomat Rp10.000/kg, wortel Rp10.000/kg, Kacang Kedelai Rp10.000/kg, Kacang tanah
Rp 26.000/kg. Sedangkan minyak goreng Rp14.000/ltr curah, gula pasir Rp14.000/Kg, tepung Terigu Rp.8.000/Kg.

Kemudian untuk harga garam hancuran Rp5.000, Ikan Tongkol Rp50.000/kg, teri Medan Rp130.000, ikan Kembung Rp40.000/kg. Gas LPG 3 Kg 23.000/tabung.

“Untuk jadwal operasi pasar murah di Pasar Baru Kranji, tunggu arahan dari Dinas Perdagangan terkait waktunya. Kemungkinan dalam Minggu ini digelar,” papar Amas operasi pasar biasanya digelar untuk menekan inflasi.

Turunnya harga cabai rawit merah terjadi hampir di seluruh pasar tradisional wilayah Kota Patriot seperti pasar tradisional Jatiasih, Bantargebang dan Pasar Kecapi. Meskipun terpantau harga di tingkat pedagang masih berbeda-beda tapi tidak terlalu signifikan.

“Pasar Kranji harga Cabai Rawit Merah, diharga Rp80 ribu, tapi tentunya tergantung lokasi penyuplainya. Seperti pasar Jatiasih rata-rata barang diambil dari Pasar Cibitung, cukup jauh di Banding Pasar Induk Kramatjati,” ungkap Ucok, pedagang di Pasar Jatiasih.

Namun, dia mengakui harga tidak jauh berbeda antara pasar tradisional lainnya di Kota Bekasi. Bedanya jelas Ucok, tidak sampai di atas Rp10, seperti Cabai merah Rp60 ribu di pasar Jatiasih. Ia juga mengakui sampai saat ini, tingkat kunjungan pasar masih stabil karena Ramadhan masih seminggu lagi.

Diketahui dalam rangka menekan inflasi di Kota Bekasi menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, Dinas Perdagangan telah selesai menggelar operasi pasar murah yang dipusatkan di 6 titik kecamatan wilayah setempat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Kariman mengapreasi para pelaku usaha yang ingin membuka Operasi Pasar Murah di wilayahnya untuk meringankan beban masyarakat.

Lihat juga...