Cakupan Vaksinasi COVID-19 Lansia di Mataram Sudah Mencapai  66,65 Persen

Pelayanan vaksinasi COVID-19 massal di pasar tradisional Kebon Roek Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/3/2021) - Foto Dok Ant

MATARAM – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  menyebut, cakupan vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk kalangan Lanjut Usia (lansia), sudah mulai meningkat. Realisasinya sudah mencapai 66,65 persen atau 8.909 orang lansia dari target 13.366 orang lansia.

“Alhamdulillah, pelan tapi pasti. Insyaallah, kita bisa mencapai target cakupan vaksinasi lansia yang ditetapkan pemerintah,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, dr H Usman Hadi, Kamis (8/4/2021).

Usman mengatakan, data cakupan vaksinasi lansia itu merupakan data terakhir Rabu (7/4/2021). Sedangkan capaian vaksinasi lansia tahap kedua tercatat mencapai 2.949 orang lansia. “Sementara, untuk cakupan pekerja pelayanan publik tahap pertama mencapai 33.291 orang, tahap kedua 9.936 orang,” ungkapnya.

Peningkatan cakupan vaksinasi lansia tersebut salah satunya dipicu karena adanya kegiatan vaksinasi massal, yang dilaksanakan selain di 11 puskesmas juga di posko-pokso vaksinasi yang ada di kecamatan dan kelurahan serta sejumlah fasilitas publik. “Selain itu, petugas kami dari puskesmas juga aktif memberikan layanan vaksinasi jemput bola ke rumah-rumah lansia, sebagai upaya pendekatan pelayanan,” katanya.

Terobosan yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dengan siap melayani vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat berusia di bawah 50 tahun termasuk anak muda usia 20-30 tahun, asalkan mengajak satu lansia untuk divaksin. “Strategi yang dilakukan RSUD Kota Mataram, juga membantu kita untuk meningkatkan cakupan vaksinasi lansia,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...