Dana Desa di Jayapura untuk Membangun Infrastruktur Kampung

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano - Foto Ant

JAYAPURA – Dana Desa yang disalurkan ke kampung-kampung di Jayapura, dilaporkan lebih banyak dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur kampung.

“Manfaat Dana Desa juga mulai dirasakan masyarakat, karena ada pendamping yang senantiasa melakukan pendampingan terhadap penggunaannya,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Senin (5/4/2021).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Dana Desa lebih banyak untuk membangun atau memperbaiki infrastruktur kampung, seperti sarana jalan. Di 2021, dana desa yang diterima Pemerintah Kota Jayapura mencapao Rp112 miliar. Pengelolaan diserahkan kepada 14 kampung, yang tersebar di lima distrik atau kecamatan di daerah tersebut.

Sebelumnya, di 2020 Kota Jayapura mendapat alokasi sebesar Rp117 miliar. Namun, terjadi pemotongan atau refocusing sehingga yang diterima hanya sebesar Rp102 miliar, yang dibagikan kepada 14 kampung, dengan besaran yang diterima setiap kampung bervariasi antara Rp5 miliar hingga Rp11 miliar.

Di 2020, kampung yang terbesar memperoleh dana desa adalah Kampung Koya Koso, dengan alokasi Rp11 miliar. Berdasarkan laporan yang diterima, dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur kampung. Mengenai perbedaan alokasi yang diterima, perhitungannya menggunakan sejumlah kriteri, seperti luas wilayah dan jumlah penduduk. “Rata-rata dana desa digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di kampung,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...