Lebaran CDN

Dari Hobi, Samsul Sukses Buka Usaha Reparasi Senapan Angin

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Sudah hampir 25 tahun, Samsul (53), warga Ciparay, Kabupaten Bandung membuka usaha repatasi senapan angin (bedil). Berawal dari sekedar hobi menembak, ia masuk menggeluti seluk beluk senapan, dan hingga kini ia menjadi seorang reparator ulung yang cukup terkenal di Kabupaten Bandung.

Samsul mengatakan, bahwa semula ia hanya iseng membongkar pasang senapan angin miliknya yang rusak, namun seiring waktu berjalan, pemahamannya tentang senapan terus terasah, dan ia pun semakin mengerti seluk beluk senapan.

“Sebetulnya waktu itu terpaksa aja bongkar-bongkar senapan karena biaya service mahal dan tempatnya jauh, jadi coba aja perbaiki sendiri, alhamdulillah berhasil,” ujar Samsul saat ditemui di kediamannya di Kampung Andir, Desa Pakutandang, Ciparay, Kabuapaten Bandung.

Melihat animo penikmat senapan angin yang saat itu semakin ramai, insting bisnisnya pun muncul. Di tahun 1995 ia membuka usaha reparasi. Sampai saat ini, pelanggannya sudah tersebar di hampir seluruh wilayah Bandung.

“Usaha ini bukan pekerjaan utama saya. Cuma sampingan saja, dan usahanya juga di rumah saja. Karena kebetulan saya punya pekerjaan lain. Tapi syukurnya sudah banyak yang kenal saya, jadi penghasilan dari sini pun lumayan,” tukas Samsul.

Lebih lanjut, Samsul mengatakan, kebanyakan ia mereparasi senapan yang sudah tidak akurat. Di samping itu, tidak sedikit juga senapan yang bermasalah pada kompa pengisian anginnya.

“Penyakit senapan rata-rata sih di situ. Biasanya saya pasang tarif reparasi Rp100 ribu untuk senapan yang masalahnya karena tidak nitik (akurat) dan anginnya bermasalah,” ucap Samsul.

“Biasanya paling cepat saya perbaiki bedil itu 2 jam saja. Tapi kalau lagi agak sibuk, paling lama satu hari selesailah. Saya selalu kasih garansi ke pelanggan, kalau bedilnya itu masih bermasalah setelah direparasi selama tiga hari, saya betulkan lagi dan gratis,” papar Samsul.

Di tempat yang sama, Deden salah seorang pelanggannya mengakui kemampuan Samsul dalam mereparasi senapan. Ia pun menyebut, tidak pernah memperbaiki senapannya ke tempat lain, selain kepada Samsul.

“Bapak ini (Samsul) mah sudah diakuilah. Saya nggak pernah kecewa. Bahkan, kalau saya ingin modifikasi bedil, beliau bisa sanggupi, dan hasilnya mantap,” ucap Deden.

Di samping itu, Deden juga mengatakan, onderdil senapan yang dimiliki oleh Samsul, seperti laras senapan, merupakan kualitas terbaik, maka tidak heran, harganya pun sedikit lebih mahal.

“Enaknya lagi kalau ke Pak Samsul ini kita bisa request apa aja. Selama alat-alatnya ada, beliau bisa bikin cepat dan hasilnya memuaskan. Jadi kita kalau berburu itu nyaman, karena bedil hasil reparasi beliau ini bisa diandalkan,” pungkas Deden.

Lihat juga...