Lebaran CDN

DCML Argomulyo Bangun Karakter Masyarakat Desa Lewat Seni Budaya

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta berupaya membangun karakter sumber daya manusia (SDM) desa, lewat berbagai pemberdayaan termasuk di bidang kesenian dan budaya. 

Menggandeng seluruh sanggar kesenian yang ada di setiap dusun, desa binaan Yayasan Damandiri ini terus mendekatkan generasi muda agar mencintai dan melestarikan kesenian tradisional sebagai bagian budaya desa secara turun-temurun.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, menyebut seni budaya memang selama ini telah menjadi bagian hidup yang tak bisa dilepaskan dari masyarakat Desa Argomulyo.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, di kawasan Museum Memorial HM Soeharto. -Foto Jatmika H. Kusmargana

Selain sudah menjadi tradisi, berbagai jenis kesenian lokal seperti tari, jatilan hingga hadroh menjadi produk budaya yang sangat dicintai dan dibanggakan masyarakat desa.

“Karena itulah selama ini kita senantiasa mendukung dan membangun berbagai komunitas itu. Seperti misalnya tari. Apalagi di Argomulyo ini terdapat komunitas sanggar tari Langgeng Budoyo yang cukup membanggakan karena telah mampu berprestasi di tingkat provinsi,” katanya.

Gatot menjelaskan sanggar tari Langgeng Budoyo selama ini aktif mengajak masyarakat desa khususnya generasi muda agar ikut terlibat dalam bidang kesenian tersebut. Keberhasilan sanggar ini terbukti dari banyaknya jumlah anggota yang saat ini mencapai sekitar 165 siswa.

Hebatnya tak hanya didominasi warga Desa Argomulyo, sanggar ini juga mampu menarik minat warga dari berbagai desa maupun daerah lainnya. Baik itu dari kalangan anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga kaum tua.

“Kita berharap lewat pengembangan seni budaya ini akan tercipta karakter masyarakat desa yang tidak lupa pada jati dirinya. Apalagi di Argomulyo ini juga terdapat Museum Memorial HM Soeharto, yang diharapkan bisa menjadi sumber pembelajaran terkait sejarah bangsa,” katanya.

Tak hanya menjadi kekuatan dalam membangun pendidikan dan karakter masyarakat desa, keberadaan Museum Memorial HM Soeharto serta sejumlah sanggar kesenian ini juga dinilai sebagai potensi luar biasa, khususnya di sektor pariwisata dan budaya.

Sehingga harus terus dikembangkan demi kemajuan, kemaslahatan dan kesejahteraan seluruh warga Desa Cerdas Mandiri Lestari Argomulyo. Sebagaimana cita-cita Pak Harto yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri Yayasan Damandiri.

Lihat juga...