Lebaran CDN

Di Kulon Progo, Muncul Klaster Dua Pondok Pesantren

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati - Foto Ant

KULON PROGO – Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memantau dan melakukan pelacakan, terhadap dua klaster pondok pesantren di daerahnya.

Kedua pondok tersebut adalah, Pondok Pesantren Darul Karim Bumirejo dan Nurul Quran Hargorejo. Saat ini tercatat, ada puluhan santri di kedua pondok terkonfirmasi COVID-19. “Ada penambahan kasus dari kelompok masyarakat berasal dari Pondok Pesantren Darul Karim Bumirejo, Kecamatan Lendah, dan Nurul Quran Hargorejo, Kecamatan Kokap,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, Minggu (18/4/2021).

Dari klaster Pondok Pesantren Darul Karim, Bumirejo, terdapat 48 anggota. Dan 33 diantaranya terkonfirmasi positif COVID-19, dengan rincian 16 kasus dari hasil PCR, dan 17 kasus hasil rapid antigen. Kasus ini ditemukan sejak awal April, di mana salah satu santri Darul Karim mengalami sakit dengan gejala anosmia. Setelah itu dilakukan tes antigen, hasilnya reaktif dan dilakukan tindakan selanjutnya swab PCR yang hasilnya positif.

Selanjutnya, petugas melakukan tracing kepada teman dan pengasuh di ponpes. Hasilnya, ada 32 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. “Hasil tracin, pada Minggu ketiga dan keempat Maret, ada kunjungan orang tua yang mengunjungi santri yang tinggal di asrama. Salah satu keluarga santri, satu keluarga positif COVID-19,” katanya.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan juga melakukan pemantauan kepada Ponpes Nurul Quran Hargorejo, di Kecamatan Kokap. Di sana juga dilaporkan ada beberapa santri yang mengalami gejala anosmia. Pada 15 April, Puskesmas I Kokap melakukan kunjungan ke ponpes tersebut, dan ditemukan 65 santri bergejala. Sementara ini, sudah dilakukan lima test PCR, dan tiga diantaranya terkonfirmasi positif, dan 13 santri dilakukan test antigen, delapan diantaranya terkonfirmasi positif COVID-19.

“Hari Senin (19/4/2021) dan Selasa (20/4/2021) masih dilakukan pelacakan di Ponpes Nurul Quran Hargorejo, Kecamatan Kokap,” tambahnya.

Baning mengimbau masyarakat, terkait masih tingginya penularan COVID-19 di keluarga dan masyarakat, hal itu menunjukkan COVID-19 masih ada. Dan masih banyak ditemukan konfirmasi positif dengan kondisi tanpa gejala. “Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat melakukan protokol kesehatan secara ketat, baik di rumah dan di lingkungan, serta, bertemu dengan orang lain. Tetap gunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” imbaunya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total kasus di wilayah ini mencapai 4.535 kasus dengan rincian 37 isolasi rumah sakit, 1.095 isolasi mandiri, 2.787 selesai isolasi, 528 sembuh, dan 88 meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...