Lebaran CDN

Gepeng Musiman Mulai Menjamur di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Fenomena gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kota Bekasi, Jawa Barat, kian marak dengan beragam modus memasuki hari keenam bulan suci Ramadhan. Aktifitas mereka telihat terutama menjelang berbuka puasa di pusat penjual takjil, rumah makan dan pasar.

Abi Hurairah, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Minggu (18/4/2021) menegaskan bahwa telah memerintahkan seluruh anggotanya untuk melakukan antisipasi sejak awal bulan suci Ramadhan. Foto: Muhammad Amin

Keberadaan manusia silver, gerobak, gelandangan, pengamen, onde;-ondel dan lainnya di berbagai sudut seperti komplek kian marak. Padahal antisipasipun sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan melakukan upaya penyekatan dan lainnya.

Pantauan Cendana News, di berbagai pusat keramaian seperti di komplek Angkasa Puri, Bundaran Kecapi, dan lainnya, mereka tak jarang mendatangi untuk meminta. Modus lainnya seperti mengamen di pusat takjil meminta uang kepada yang berdiri antre ataupun berkeliling dengan menjajakan sesuatu dengan cara memaksa untuk dibeli.

“Komplek Angkasapuri setiap menjelang berbuka puasa selalu padat, disini banyak dimanfaatkan penyandang PMKS. Tapi Satpol PP tidak masuk ke sini, disini banyak manusia gerobak, silver dan lainnya. Mereka ikut bergerombol dan meminta uang kepada warga yang antre belanja takjil,” ujar Kosim warga Jatiluhur.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi Abi Hurairah, dikonfirmasi terkait maraknya gepeng di berbagai lokasi wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat mengaku telah melakukan antisipasi sebelum memasuki bulan suci Ramadhan .

“Saya sudah memerintahkan kepada seluruh Anggota Pol PP dan Satlinmas yang berada di lapangan segera lakukan 8 (Delapan) langkah dalam mengantisipasi kejadian Tibumtranmas dan Perlindungan Masyarakat terutama kepada Gepeng Musiman di Bekasi,” ungkai Abi Hurairah, Minggu (18/4/2021).

Dikatakan, masalah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Kota Bekasi, selama bulan Suci Ramadhan, setiap tahunnya selalu terjadi. Tapi tandasnya mereka itu musiman yang datang dari berbagai wilayah, bukan warga Kota Bekasi.

Antisipasi hal tersebut tegasnya, Satpol PP Kota Bekasi telah melakukan penyekatan di berbagi wilayah untuk menghindari semakin banyaknya Gepeng Musiman. Adapun Langkah yang di lakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, dengan meningkatkan kewaspadaan dan monitoring terkait trantibumas

Melaksanakan sinergitas dengan unsur tiga pilar pun dilakukan sebagai antisipasi peningkatan pengemis, gelandangan, manusia silver, manusia gerobak, ondel-ondel dan peminta sumbangan di jalanan. Antisipasi merebaknya pasar kaget, pasar malam dan PKL musiman terkait izin dan prokesnya tidak luput dari pengawasan Satpol PP.

Hal lain sambungnya pengaturan jam patroli disesuaikan dengan titik dan waktu yang dianggap rawan pelanggaran. Hal lain adalah melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan, panti pijat sesuai amanat wali Kota Bekasi.

Abi Hurairah, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar masyarakat bisa lebih bijak saat hendak memberikan rezekinya kepada orang yang membutuhkan, yakni dengan cara tidak memberikan uang kepada para PMKS yang berada di jalan.

Lihat juga...