Gorontalo Utara Diklaim Surplus Beras

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, saat melakukan panen raya padi ladang di Kecamatan Ponelo Kepulauan - Foto Ant

GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Indra Yasin menyebut, daerahnya mengalami surplus beras hingga 62.584 ton. Jumlah tersebut hasil dari akumulasi total produksi padi sawah dan ladang.

“Jika pemerintah pusat mengambil kebijakan melakukan impor beras, nampaknya daerah ini belum memerlukannya, sebab produksi beras kita mampu mencapai surplus,” katanya, di Gorontalo, Kamis (8/4/2021).

Ia berharap, dalam menentukan kebijakan rencana impor, pemerintah pusat dapat melihat kondisi di daerah. Apalagi, pemerintah daerah terus berupaya mendorong peningkatan produksi beras, untuk mendukung program swasembada pangan nasional. “Pemerintah daerah sangat menghormati keputusan pemerintah pusat, namun jika produksi di daerah surplus agar lebih baik memanfaatkan stok yang ada di daerah,” katanya.

Pemerintah daerah, akan berupaya membangun kerja sama dengan pihak Bulog, agar pemanfaatan beras lokal dapat optimal. Apalagi, beras produksi daerah pasti tidak kalah kualitas dengan beras impor. Selain itu, mutu beras lokal sudah teruji.

Ia berharap, kerja sama dengan pihak Bulog akan lebih memacu produksi beras lokal serta menjaga agar harganya tidak anjlok. DPRD setempat, sebelumnya telah menyuarakan persoalan stok beras dan distribusi di lapangan agar segera diatasi. “Khususnya terhadap daya saing antara permintaan beras lokal dengan beras dari luar,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...