Lebaran CDN

Hadapi Puasa dan Lebaran, Kementan Pastikan Stok Pangan Aman

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menegaskan bahwa stok persediaan pangan, khususnya bahan pokok jelang Ramadan dan Idulfitri 2021 aman, meskipun terpantau saat ini lonjakan permintaan cukup tinggi.

“Stok bahan pangan pokok sampai saat ini masih aman. Kami akan secara intensif memantau perkembangan harga, pasokan hingga stok pangan di lapangan, baik di tingkat produsen maupun konsumen,” ungkap Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriardi dalam webinar bertajuk Ketersediaan Pangan Jelang Ramadan, diikuti Cendana News, Senin (12/4/2021).

Lebih lanjut, Agung mengatakan, pihaknya juga akan melakukan upaya yang bersifat koordinatif maupun aksi untuk terus mendukung ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan.

“Kami akan berusaha memastikan agar kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dapat mudah diperoleh di seluruh nusantara,” tandas Agung.

Secara mendetail kebutuhan pokok yang telah dipersiapkan semenjak jauh hari adalah jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng dan gula pasir.

Adapun terkait dengan kenaikan harga bahan pokok, Agung mengakui, adanya kenaikan sekitar 15 persen dari harga yang seharusnya. Kenaikan harga tersebut, biasanya hanya terjadi pada tiga hari pertama dan akhir bulan Ramadan atau menjelang Idulfitri.

“Setelah kedua momentum di bulan Ramadan tersebut, harga kebutuhan bahan pokok akan kembali seperti semula. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap fenomena kenaikan harga yang terjadi,” ucap Agung.

Sementara itu, di forum yang sama, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman juga mengungkapkan bahwa permintaan produk pangan khususnya yang berjenis olahan meningkat sejak Januari kemarin.

“Dengan adanya kenaikan ini, kami optimis bahwa permintaan total produk pangan dan minuman akan segera pulih seperti sebelum pandemi,” ucap Adhi.

GAPPMI berharap pemerintah juga memberikan dukungan langsung untuk menjaga stabilitas permintaan pangan olahan lokal tetap tinggi dengan mengeluarkan kebijakan tepat.

“Menjelang puasa dan lebaran ini ini harusnya momentum yang terbaik dalam pemulihan ekonomi kita. Ini yang harus kita pikirkan sama-sama, jangan sampai terjadi apa namanya ada gejolak ekonomi lagi,” pungkas Adhi.

Lihat juga...