Lebaran CDN

Hari Pertama Puasa, Penjual Takjil di Bekasi Ramai Pembeli

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Puasa pertama bulan Ramadan 1442 H, penjual takjil atau makanan berbuka puasa di Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai bermunculan di berbagai tempat. Mereka berjualan aneka gorengan, kolak, dan lainnya sebagai menu berbuka.

Salah seorang penjual di sekitar bundaran Kecapi, Warseno, mengakui meski di awal puasa pembeli takjil mulai ramai. Baik dari lingkungan sekitar atau pun warga yang kebetulan melintas. Ia mengakui, mulai pukul 14.30 WIB sudah mulai berjualan.

Lapak takjil milik Warseno, Selasa (13/4/2021). Foto: Muhammad Amin

“Alhamdulillah meski di hari pertama puasa, cukup ramai yang belanja. Biasanya, ke depan akan terus meningkat,” ujar Warseno, yang sudah kerap berjualan takjil setiap memasuki bulan suci Ramadan, kepada Cendana News, Selasa (13/4/2021).

Dikatakan, biasanya yang jualan setelah tiga hari puasa akan lebih banyak lagi. Saat ini, kemungkinan masih banyak yang melihat pasar, apakah ramai atau sama dengan tahun lalu. Menurutnya, saat ini di Kota Bekasi setiap sore kerap turun hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya lihat responsnya cukup bagus, terbukti banyaknya warga yang datang dan belanja aneka kue takjil yang tersedia. Tapi saat ini musim hujan setiap sore, mungkin ini juga jadi kendala,” ungkapnya.

Pantauan Cendana News di lapangan selain aneka usaha takjil yang mulai bermunculan di berbagai tempat di Kota Bekasi, juga buah timun suri dan blewah mulai memadati tempat pedagang buah. Bahkan ada beberapa lapak baru terlihat khususnya di wilayah Jatiasih yang biasa menjual timun suri dan blewah.

“Timun suri, tahun ini di Bekasi banyak beredar dari wilayah Bogor. Hal ini karena dari wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, sedikit terkendala. Tahun ini timun suri dari Tambun lebih kecil dibanding yang dari Bogor,” papar Sutik, pemilik lapak Timun Suri di Kampung Pamahan.

Untuk harga imbuhnya, di hari pertama memang biasa lagi mahal, satu kilogram timun suri saat ini harganya Rp15 ribu. Begitu pun blewah harganya sama. Tapi blewah didatangkan dari Pasar Induk Kramatjati, beda dengan timun suri langsung dikirim dari Bogor.

Biasanya, harga setiap hari akan berkurang, mengikuti suasana. Karena timun suri atau pun blewah adalah buah musiman yang hanya diminati saat bulan suci Ramadan sebagai campuran es buah dan lainnya untuk menu berbuka puasa.

Firdana, di lokasi lapak Takjil wilayah Kecapi, mengaku, sengaja membeli untuk dibawa ke rumah sebagai menu buka puasa. Ia dan istrinya bekerja di luar rumah, sehingga untuk berbuka puasa mencari yang simpel.

“Ini kan lagi hari pertama tentunya tes dulu, takjil di mana yang sesuai selera. Mulai dari harga dan rasanya. Masih mencari dulu rasa yang nikmat. Untuk itu disarankan, kreasinya harus terus dilakukan, kalau enak pasti direkomendasikan,” ucap Firdana.

Diketahui, hari pertama puasa di Kota Bekasi sejak pukul 16.30 WIB wilayah setempat diguyur hujan cukup deras. Semua pedagang takjil yang telah menggelar meja di tepi jalan berhamburan, membawa dagangannya ke tempat yang teduh.

Lihat juga...