Lebaran CDN

IHSG Ditutup Menguat pada Akhir Pekan

JAKARTA — Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup menguat seiring meroketnya pertumbuhan ekonomi China.

IHSG ditutup menguat 6,76 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.086,26. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,77 poin atau 0,08 persen ke posisi 907,67.

“Hari ini IHSG ditutup menguat sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional. Hal ini kami perkirakan dengan adanya rilisnya data GDP China yang cukup baik dan mendekati ekspektasi konsensus analis,” kata analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, Jumat.

Ekonomi Negeri Tirai Bambu kembali tumbuh hingga 18,3 persen pada kuartal I 2021 setelah pada kuartal IV 2020 lalu tumbuh 6,5 persen.

“Dari sisi teknikal, juga telah kami perkirakan pergerakan IHSG akan cenderung menguat untuk menguji area resist di 6.100-6.113 dan sudah kena di perdagangan hari ini,” ujar Herditya.

Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji juga mengatakan hal senada. Selain didorong program vaksinasi massal yang berjalan dengan baik, rilis data pertumbuhan ekonomi China menjadi katalis positif di pasar saham.

Market mengapresiasi kinerja GDP kuartal I 2021 China yang melampaui ekspektasi,” ujar Nafan.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif baik pada sesi pertama dan sesi kedua perdagangan namun berhasil ditutup di zona hijau pada penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana saham sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 1,05 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing 1,04 persen dan 0,92 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana saham sektor properti turun paling dalam yaitu minus 0,77 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor kesehatan masing-masing minus 0,25 persen dan minus 0,21 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” sebesar Rp251,25 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.054.216 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,76 miliar lembar saham senilai Rp9,58 triliun. Sebanyak 214 saham naik, 258 saham menurun, dan 176 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 40,68 poin atau 0,14 persen ke 29.683,37, indeks Hang Seng naik 176,57 poin atau 0,61 persen ke 28.969,71, dan indeks Straits Times meningkat 15,73 poin atau 0,49 persen ke 3.200,5. (Ant)

Lihat juga...