Lebaran CDN

Indeks DAX 30 Terpangkas 0,17 Persen, Saham Jerman Berbalik Melemah 

Dokumentasi. Grafik indeks harga saham Jerman DAX terlihat di lantai bursa di Frakfurt, Jerman, Senin (29/3/2021) - Foto Ant

FRANKFURT – Saham-saham Jerman, harganya berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (14/4/2021), berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya. Setelah indeks acuan DAX 30, di Bursa Efek Frankfurt, terpangkas 0,17 persen atau 25,21 poin, menjadi menetap di 15.209,15 poin.

Indeks DAX 30, menguat 0,13 persen atau 19,16 poin menjadi 15.234,36 poin pada Selasa (13/4/2021), setelah tergelincir 0,13 persen atau 19,16 poin menjadi 15.215,00 poin pada Senin (12/4/2021). Dan bertambah 0,21 persen atau 31,48 poin menjadi 15.234,16 poin pada Jumat (9/4/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 13 saham berhasil membukukan keuntungan. Dan 17 saham lainnya mengalami kerugian. Deutsche Post, perusahaan manajemen logistik dan jasa pengiriman terkemuka Jerman, mengalami kerugian paling banyak (top loser), di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 2,16 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan ulitilitas listrik Eropa berbasis di Jerman E.ON yang merosot 1,56 persen, serta perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE melemah 1,37 persen.

Sementara itu, Deutsche Wohnen, perusahaan properti dan pengembang perumahan Jerman, harga sahamnya terangkat 2,93 persen, menjadi pencetak keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham perusahaan divisi energi Siemens Group, Siemens Energy, yang melonjak 2,41 persen, serta perusahaan jasa keuangan, dan perbankan utama Jerman Deutsche Bank menguat 1,32 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP, adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 574,47 juta euro (688 juta dolar AS).

Sementara itu, saham-saham Prancis kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (14/4/2021), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut. Indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 0,40 persen atau 24,48 poin, menjadi menetap di 6.208,58 poin.

Indeks CAC 40 terangkat 0,36 persen atau 22,42 poin menjadi 6.184,10 poin pada Selasa (13/4/2021), setelah tergerus 0,13 persen atau 7,73 poin menjadi 6.161,68 poin pada Senin (12/4/2021), dan naik tipis 0,06 persen atau 3,69 poin menjadi 6.169,41 poin pada Jumat (9/4/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 18 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 22 saham lainnya mengalami kerugian. Perusahaan multinasional Prancis, yang mengkhususkan diri pada produsen barang-barang fesyen mewah LVMH terdongkrak 2,86 persen, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA yang menguat 2,49 persen, dan perusahaan manufaktur dirgantara multinasional Eropa Airbus bertambah 1,85 persen.

Di sisi lain, perusahaan produsen ban Prancis Michelin, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,76 persen. Diikuti oleh saham perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis Capgemini yang merosot 1,63 persen, serta perusahaan omnichannel Prancis Teleperformance melemah 1,42 persen.(Ant)

Lihat juga...