Lebaran CDN

Indonesia Runner Up FIBA e-Sports

Tim nasional esport bola basket Indonesia bentukan PP Perbasi yang berhasil menembus babak semifinal pada gelaran turnamen FIBA Esports Open III 2021, ajang yang mempertandingkan gim NBA 2K yang digelar mulai 16 April hingga 9 Mei - Foto Ant

JAKARTA – Tim Nasional e-Sports Basket Indonesia, tampil sebagai runner up, setelah gagal revans dengan Filipina dalam Turnamen FIBA Esports Open III 2021.

Untuk kali keempat, Daniel Wenas dan kawan-kawan, harus mengakui keunggulan tim Filipina, setelah di partai final Minggu (18/4/2021) malam, Timnas Merah Putih takluk 53-60, 36-44.

Sekretaris Jenderal PP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Nirmala Dewi mengapresiasi capaian prestasi Tim Merah Putih. “Memang hasil ini tidak sesuai dengan harapan, karena kita gagal menang dan juara. Tapi jika kita melihat perkembangan dari tim ini, capaian ini patut diapresiasi. Lumayan bagus-lah untuk tim yang baru dibentuk,” kata Nirmala, Minggu (18/4/2021) malam.

Meski gagal juara, menurutnya, capaian dari timnas Indonesia saat ini sudah fantastis, setelah pertama kali ikut pada edisi 2020 hanya sebagai penggembira karena terhenti di fase grup. Pada keikutsertaan kedua tahun ini langsung melesat menembus final dan kegagalan timnas kali ini juga dikalahkan oleh tim terbaik di grup ini.

Anak asuh Roy Monella, harus puas menjadi runner up, untuk zona Asia Tenggara-Oceania, sementara Filipina keluar sebagai juara. “Kami akan adakan evaluasi demi prestasi lebih baik ke depannya,” ujar Nirmala.

Mewakili Bidang e-Sports PP Perbasi, Erlangga Putra menjelaskan, tidak ada kendala apapun yang menyebabkan Indonesia gagal mengalahkan Filipina di final. Artinya, murni karena kualitas lawan berada di atas Indonesia. “Tidak ada penyebabnya kita kalah dari Filipina tapi karena memang harus diakui bahwa Filipina sedikit lebih kuat dari kita. Wajar dalam pertandingan ada menang dan kalah. Namun dari sini kita bisa belajar agar ke depan bisa mengungguli Filipina,” ujar Angga.

Keyakinan bahwa ke depan Indonesia bakal lebih baik dari Filipina, karena Indonesia tempatnya komunitas esports dengan kapasitas yang sudah diakui dunia. Untuk itulah, Angga akan menggenjot para atlet esports basket Indonesia dengan memperbanyak liga-liga atau turnamen semacamnya.

“Agar lebih maju lagi ekosistemnya NBA2K, ke depan kita akan adakan liga-liga atau semacamnya. Dengan perbanyak latihan dan persiapan lebih matang pasti ke depannya akan lebih bisa ungguli Filipina di Asia Tenggara ini,” jelasnya.

Perjalanan timnas ke babak final terbilang panjang. Mereka harus mengalahkan Mongolia dan Sri Lanka pada penyisihan Grup B. Setelah sukses kuasai Grup B, mereka ketemu runner up Grup A Vietnam, di semifinal. Setelah mengatasi Vietnam, Daniel Wenas dan kawan-kawan ketemu Filipina di final zona Asia Tenggara-Oceania. (Ant)

Lihat juga...