Lebaran CDN

Jelang Lebaran, Kepri Akan Kedatangan 5.003 PMI

Pemulangan pekerja migran dari Malaysia melalui pelabuhan Tanjungpinang, Kepri - Foto Ant

TANJUNGPINANG – Kepualau Riau (Kepri), akan kembali kedatangan 5.003 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri, menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah, hal itu akan menjadi masalah karena pada 6 hingga 17 Mei 2021, pemerintah membatasi semua moda transportasi di tanah air, guna mencegah masyarakat pulang ke kampung halaman.

“Kedatangan PMI bulan ini ke Kepri menjadi perhatian khusus kami, bagaimana mengirim mereka ke daerah asal, kalau nanti transportasi dihentikan. Kalaupun kami kirim dengan kapal perang dari TNI, apakah daerah asal mereka mau menerima warganya,” kata Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin (19/4/2021).

Oleh Karena itu, Arif meminta solusi dari Pemerintah Pusat terkait penanganan kepulangan PMI tersebut. Dan salah satu opsi yang ditawarkan adalah, membuka jalur masuk alternatif lain, guna memecah penumpukan PMI. Misalnya, di pelabuhan Dumai di Riau atau pelabuhan Tanjung Balai Asahan di Sumatera Utara. “Kami tidak ingin PMI ini menumpuk di Kepri. Di satu sisi Pemprov tengah berjuang membuka akses wisman untuk pemulihan ekonomi, dan di sisi lain penyebaran COVID-19 harus dikendalikan,” ungkapnya.

Arif juga mengaku bingung dengan pertambahan angka positif yang dibawa oleh PMI di Kepri. Mengingat ketika mereka dites usap PCR di Malaysia semuanya menunjukkan hasil negatif, tetapi begitu dites di Indonesia hasil tesnya menjadi positif.

Dia menyebut, dari Januari hingga April 2021, sudah masuk 11.642 orang PMI dari Malaysia dan Singapura. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 158 orang positif COVID-19 usai dites usap PCR oleh KKP Tanjungpinang dan Batam. “Pertambahan angka positif COVID-19 yang dibawa oleh PMI itu turut mempengaruhi perubahan zonasi di Tanjungpinang dan Batam menjadi warna oranye. Karena jumlah mereka yang cukup banyak masuk ke daerah kita,” pungkas Arif. (Ant)

Lihat juga...