Jelang Ramadan Pengusaha Mebel di Jember Mulai Banyak Pesanan

Editor: Koko Triarko

JEMBER – Tahun ini meski masih di masa pandemi, sejumlah pelaku usaha mebel di kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai bernapas lega. Pasalnya, menjelang Ramadan ini sejumlah pesanan mulai berdatangan.

Havid, pengelola usaha mebel di desa Bandelan, Kecamatan Arjasa, Jember, mengatakan, menjelang bulan Ramadan ini ia kembali banyak melayani pesanan dari pembeli untuk pembuatan dipan kasur dan kursi sofa. Menurutnya, dibandingkan menjelang Ramadan tahun lalu, saat ini jumlah pesanan meningkat hingga 50 persen.

“Saat ini, pesanan yang kami terima cukup banyak. Jika sebelumnya yang bisa kami kerjakan berupa perbaikan alat rumah tangga saja, sekarang sudah kembali bisa membuat alat perlengkapan rumah tangga sesuai pesanan dari pembeli yang datang,” ujar Havid di tempat usahanya, Selasa (6/4/2021).

Havid, saat ditemui di sela kesibukannya membuat kursi kayu di desa Bandelan, Kecamatan Arjasa, Jember, Selasa (6/4/2021). –Foto: Iwan Feriyanto

Havid mengatakan, pesanan yang mulai meningkat ini memberikan angin segar, setelah hampir setahun lalu sepi pembeli karena dampak pandemi Covid-19.

“Namun untungnya, saat itu masih ada kegiatan yang bisa dilakukan sebagai sumber penghasilan, seperti menerima perbaikan kursi dan dipan kasur,” ucapnya.

Saat ini, kata Havid, pesanan berupa pembuatan mebel baru didominasi dari luar daerahnya. Seperti dari Situbondo, Banyuwangi dan Lumajang.

“Memang pemasaran kami yang masih cukup memadai didomimasi dari luar kota. Hampir pesanan yang kami kerjakan dari pembeli yang ada di luar kota. Sebab, pelaku usaha mebel di Jember sendiri cukup banyak,” katanya.

Sementara itu Agustin, pengusaha mebel di kawasan jalan Gajah Mada, Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, mengaku masih jarang ada pembeli baru yang datang. Selama ini pembelinya masih didominasi dari pelanggan lama.

“Pelanggan baru mungkin hanya 2-3 orang yang datang. Sementara pelanggan lama sering datang untuk membeli mebel baru atau sekadar untuk memperbaiki perlengkapan mebel yang rusak,” pungkasnya.

Lihat juga...