Lebaran CDN

Jembatan Putus, Warga Desa Danibao Flores Timur Terisolir

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LARANTUKA — Warga Dusun 4 RT 8 dan 9 Kampung Riangduli, Desa Danibao, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terisolir akibat banjir bandang yang melanda Pulau Adonara, Minggu (4/4/2021).

Warga Dusun Riangduli, Desa Danibao, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT saat disaksikan, Sabtu (10/4/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Sejak terjadi banjir bandang Minggu (4/4/2021) jembatan yang menghubungkan dusun 4 dan jalan raya utama terputus sehingga kami kesulitan,” kata Antonius Lein warga Desa Danibao, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur (NTT) saat ditemui di lokasi jembatan, Sabtu (10/4/2021).

Antonius katakan, warga berinisiatif bangun jembatan sendiri setiap kali terjadi hujan lebat dan banjir yang membuat jembatan putus.

Dirinya mengaku kamar mandi dan WC di rumahnya tergenang air dan material banjir dan belum sempat dibersihkan karena masih sering terjadi hujan.

“Ada 2 rumah warga di dusun 4 yang mengalami rusak ringan akibat terkena banjir bandang. Beberapa rumah warga juga terendam air, tapi kerusakannya tidak terlalu parah,” ujarnya.

Antonius berharap agar pemerintah bisa membangun jembatan permanen agar masyarakat tidak kesulitan saat terjadi banjir.

Apalagi kata dia, saat hujan lebat dan permukaan air kali meninggi warga mulai mengungsi dan satu-satunya akses jalan hanya melintasi kali saja.

“Kalau bisa pemerintah bisa segera membantu membangun jembatan permanen agar kami tidak kesulitan menyeberang ke kampung kami saat terjadi banjir besar yang melanda wilayah kami,” harapnya.

Sementara itu Bibiana, warga Desa Danibao lainnya mengakui terpaksa menyeberangi kali meskipun air sangat deras akibat masih terjadi banjir.

Bibiana menyebutkan saat menyeberang warga harus berhati-hati sebab banyak terdapat bebatuan besar yang berserakan di kali apalagi usai banjir bandang Minggu (4/4/2021) lalu.

“Kami masyarakat sangat mengharapkan pemerintah bisa membantu kami membangun jembatan ini. Kita ingin agar saat terjadi banjir bandang ibu-ibu dan anak-anak bisa melintas dan menyelamatkan diri saat terjadi bencana banjir bandang,” harapnya.

Lihat juga...