Lebaran CDN

Kadin Kota Bekasi Fokus Majukan UMKM dan Koperasi 

Editor: Koko Triarko

Gunawan, Ketua Kadin Kota Bekasi, ditemui usai konsolidasi dan silaturahmi dan buka bersama di Margahayu, Minggu (25/4/2021). –Foto: M Amin

BEKASI – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi, Jawa Barat, Gunawan, mendorong para pengusaha yang bergerak di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas. Caranya dengan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas, baik dari sisi produksi maupuan pemasaran. Hal tersebut menjadi fokus di kepengurusan baru Kadin Kota Bekasi ke depan.

“Saya akan fokus memajukan UMKM dan menghidupkan kembali Koperasi Kadin yang telah vakum di kepengurusan sebelumnya. Tidak ada cara lainnya, keduanya saat ini menjadi fokus pemerintah baik pusat dan daerah,”kata Gunawan, usai silaturahmi dan konsolidasi sekaligus buka bersama, Minggu (25/4/2021).

Dikatakan, pelantikan kepengurusan Kadin yang baru akan disejalankan dengan peningkatkan UMKM dan Koperasi di Kota Bekasi. Gunawan menegaskan telah menjalin kerja sama dengan perbankan untuk memfasilitas kredit lunak  tanpa agunan.

Menurutnya, berbagai langkah tersebut tidak lain untuk memberi perubahan bagi Kadin Kota Bekasi, sebagai mitra dari pemerintah. Dengan 125 pebngurs 23 wakil ketua, Gunawan mengaku optimis programnya bisa terlaksana.

“Hari ini langkah awal Kadin Kota Bekasi, melakukan orientasi terhadap organisasi, keinginan Kadin untuk maju tidak seperti sebelumnya. Kadin dan pemerintah akan bersinergi melalui bagian masing-masing bekerja berdasarkan kemampuan,” tegas Gunawan.

Ia pun berjanji segera berkoordinasi untuk meninjau kevakuman koperasi Kadin di periode sebelumnya. Hal itu untuk dilakukan perbaikan, baik dari sisi manajemen dan lainnya.

“Saya ingin semua yang ikut menjadi pengurus Kadin dan tergabung dalam Kadin bisa merasakan manfaat dan keuntungan, tentunya dari sisi bisnis karena yang tergabung di Kadin semua adalah pelaku usaha,” ucap Gunawan.

Untuk itu, Gunawan menyampaikan di bawah kepengurusannya Kadin akan terus bersinergi mencari masukan yang baik. Dia menegaskan, Kadin Kota Bekasi tidak akan tergantung ke APBD, tetapi harus lebih kreatif bisa meningkatkan PAD bagi daerah.

Sementara itu Ketua Bidang UMKM dan Koperasi, Aji Ali Sabana mengakui bahwa periode sebelumnya koperasi Kadin Kota Bekasi, vakum alias belum aktif. Namun, melihat animo pengurus saat ini Aji mengaku optimis melalui konsolidasi Kadin bisa berjalan.

“Koperasi menjadi wadah penting bagi Kadin Kota Bekasi, karena ada pengurus 125 orang. Belum lagi nanti akan merangkul  asosiasi perusahaan menjadi entitas penting di Kadin melalui koperasi. Meski kepengurusan belum dilantik, tapi program sudah berjalan beriringan kegiatan pembinaan UMKM mulai jalan pararel,” ucap Aji.

Lihat juga...