Lebaran CDN

Kemenparekraf Dorong Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong perekonomian lokal dan industri kreatif. Salah satunya dengan menggelar Anugerah Desa Wisata yang menargetkan bukan hanya peningkatan ekonomi tapi juga keberlanjutan.

Menparekraf Sandiaga S. Uno menyatakan program ini berjalan karena ada kolaborasi antara lintas kementerian, asosiasi, mitra swasta, akademisi, pemerintah daerah, pengelola dan pegiat desa wisata serta media dengan menargetkan sekitar 500 desa wisata.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis perekonomian Indonesia. Karena adanya keanekaragaman pemandangan alam, budaya, sejarah dan karya kreatif yang tersebar di seluruh Indonesia. Inilah yang harus kita jaga, kita kelola agar bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” kata Sandi dalam sambutannya di Malam Launching Anugerah Desa Wisata Indonesia, Jumat (30/4/2021).

Ia menyebutkan, semua aspek ini harus dirawat dan dikelola untuk menyejahterakan masyarakat desa.

“Salah satu yang menjadi prioritas adalah mengembangkan desa wisata berkualitas dan bertanggung jawab yang bertitik pada wisata berkelanjutan dalam hal sosial, lingkungan dan ekonomi,” ujarnya.

Artinya, mampu meningkatkan kehidupan masyarakat tapi juga sejalan dengan kualitas hidup masyarakat, menjaga kearifan dan budaya lokal serta pelestarian lingkungan.

“Pelaksanaan program ini diharapkan akan menjadi pintu bagi berkembangnya desa wisata Indonesia menjadi desa wisata berkelas dunia dan sekaligus menjadi ajang promosi bagi pasar nasional juga internasional,” ujarnya lebih lanjut.

Penilaian desa wisata ini, lanjutnya, akan berpatokan pada empat pilar pengembangan pariwisata berkelanjutan.

“Yaitu tata kelola, ekonomi lokal, budaya dan pelestarian lingkungan. Dan akan dibagi menjadi tujuh kategori, yakni homestay, toilet, souvenir, desa digital, CHSE, sustainability dan aspek pemberdayaan,” kata Sandi.

Menko Marves Luhut B Panjaitan memberikan sambutan pada Malam Launching Anugerah Desa Wisata yang disiarkan langsung dari Gedung Kemenparekraf Jakarta, Jumat malam (30/4/2021). -Foto Ranny Supusepa

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan (LBP), yang hadir secara online menyatakan sangat mengapresiasi atas digelarnya program Anugerah Desa Wisata ini.

“Sektor ekraf diyakini akan memberikan kontribusi positif pada perekonomian nasional kedepannya. Keindahan alam dan keragaman budaya merupakan anugerah Tuhan yang tak ternilai pada bangsa Indonesia. Ini lah modal besar yang harus kita rawat dan kelola sebaik-baiknya untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia,” kata LBP dalam acara yang sama melalui jaringan online.

Ia menyatakan program pembangunan Dari desa, oleh desa, untuk desa merupakan hal yang berungkali diucapkan bapak presiden.

“Implementasi program ini harus terangkai dalam strategi yang solid dan terintegrasi. Pembangunan desa yang berbasis kekayaan alam dan budaya, didukung oleh pelaku usaha, industri kecil dan menengah, akan menjadi faktor penunjang desa wisata yang mampu menarik wisatawan,” ucapnya.

LBP mengungkapkan harapannya, agar program desa wisata ini memberikan dampak positif pada keterjagaan alam, budaya dan peningkatan ekonomi lokal.

“Dan jangan hanya berhenti pada seremoni seperti ini. Pendampingan dan peningkatan kapasitas masyarakat harus terus dilakukan secara berkelanjutan, promosi dan penjualan produk kreatif desa harus dioptimalkan terutama dalam platform digital sehingga bisa masuk ke dalam pasar yang lebih luas, destinasi desa wisata diintegrasikan dalam jaringan pariwisata,” tandasnya.

“Kita semua harus meningkatkan permintaan pada produk desa, produk karya anak bangsa sehingga semakin meningkatkan gerakan cinta dan belanja produk Indonesia, produk desa wisata,” pungkasnya.

Lihat juga...