Lebaran CDN

Koperasi di DCML Badegan Ponorogo Lakukan Pendampingan Usaha

Editor: Makmun Hidayat

PONOROGO — Pengurus Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri terus berinovasi guna mendorong warga kurang mampu di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Badegan Ponorogo, Jawa Timur, mampu menjalankan usaha. 

Selain memberikan akses pinjaman modal usaha senilai Rp1-2juta per anggota lewat program Modal Kita, pengurus koperasi Jaya Mandiri Sejahtera juga berupaya aktif melakukan pendampingan bagi warga kurang mampu dalam menjalankan usaha. Pendampingan ini diperlukan agar pinjaman modal koperasi tidak disalahgunakan untuk keperluan lainnya.

“Memang risiko memberikan pinjaman bagi warga kurang mampu adalah tidak digunakan sebagaimana mestinya. Karena banyak warga yang memanfaatkan modal usaha justru untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga usaha yang dirintis tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Manajer Umum Koperasi Jaya Mandiri Lestari, Wahyu Bintoro.

Untuk mengantisipasi hal semacam itu, Wahyu menilai perlunya penyediaan fasilitas tempat usaha oleh pihak koperasi bagi warga kurang mampu pemanfaat progam Modal Kita. Sehingga diharapkan para warga kurang mampu ini bisa menjalankan usaha secara lebih mudah tanpa harus mengeluarkan banyak modal yang menyulitkan mereka.

“Kita sebenarnya telah mengajukan program untuk menyediakan tempat semacam kios atau warung di lokasi strategis bagi warga kurang mampu pemanfaat progam Modal Kita. Sehingga mereka bisa berjualan di situ, dengan tarif sewa murah. Hanya Rp10 ribu per hari. Namun sampai saat ini usulan ini belum disetujui pihak yayasan,” ungkapnya belum lama ini.

Meski belum bisa menjalankan rencana program tersebut dengan dukungan pihak Yayasan Damandiri, namun pengurus Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera mengaku tak menyerah untuk membantu warga kurang mampu dalam menjalankan usaha. Mereka berusaha menggalang dana dari para investor/swasta untuk menyediakan tempat jualan bagi warga kurang mampu pemanfaat program Modal Kita tersebut.

Karena jumlah dana dari para investor swasta tingkat desa itu masih sangat terbatas, maka upaya penyediaan tempat penyewaan usaha ini pun belum bisa berjalan maksimal. Sehingga belum banyak warga kurang mampu di Desa Badegan Ponorogo yang bisa memanfaatkannya.

“Harapan kita, jika program ini berhasil, semua warga kurang mampu di Desa Badegan ini akan bisa memiliki usaha secara nyata. Sehingga penghasilan mereka bisa meningkat, dan pada akhirnya angka kemiskinan desa akan semakin berkurang. Karena semua warga kurang mampu dibantu baik dari sisi modal maupun tempat menjalankan usaha,” katanya.

Lihat juga...