Lebaran CDN

Lele Jenis Sangkuriang, Favorit Pembudi Daya Ikan di Sleman

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Minat masyarakat untuk membudidayakan ikan lele jenis Sangkuriang hingga saat ini diketahui semakin meningkat. Hal itu tak lepas karena ikan lele Sangkuriang dinilai memiliki kelebihan yang tak dimiliki ikan lele jenis lainnya.

Salah seorang pembudidaya ikan lele jenis Sangkuriang, Kardoyo, asal Muntilan, mengakui tingginya minat masyarakat untuk membudidayakan ikan lele jenis Sangkuriang saat ini. Ia bahkan mengaku mampu menjual ribuan bibit ikan lele setiap harinya.

“Hampir semua pelanggan saat ini memilih jenis Sangkuriang dibandingkan Dumbo. Karena ikan lele jenis Sangkuriang memiliki berbagai kelebihan, mulai dari ukurannya yang lebih besar, pertumbuhan yang lebih cepat, daya tahan yang lebih bagus serta rasa daging yang lebih enak,” katanya di kolam perikanan Ponpes Ora Aji, Kalasan, Sleman, Senin (26/4/2021).

Ikan lele jenis Sangkuriang sendiri merupakan ikan hasil persilangan ikan lele Dumbo betina generasi kedua, dengan lele Dumbo jantan generasi keenam. Ikan hasil penelitian Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar Sukabumi ini telah mulai dikenalkan ke masyarakat sejak tahun 2004 silam.

“Lele Sangkuriang ini memiliki produktivitas yang sangat bagus. Sebab selain jumlah telur yang dihasilkan indukannya sangat banyak, persentase tingkat keberhasilan penetasan telurnya juga sangat tinggi. Sehingga sangat menguntungkan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, cepatnya proses pembudidayaan ikan lele Sangkuriang yang hanya butuh waktu sekitar 70 hari panen, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pembudidaya. Apalagi menurut Kardoyo, ikan lele Sangkuriang juga mampu menyerap jumlah pakan sesuai bobot atau berat ikan itu sendiri.

“Ikan lele Sangkuriang juga sangat mudah dipelihara karena memiliki daya tahan yang bagus terhadap penyakit. Jadi dipelihara di kolam apa pun bisa,” jelasnya.

Sementara itu, para santri Ponpes Ora Aji di Dusun Tundan, Purwomartani, mengaku tertarik memelihara ikan lele jenis Sangkuriang karena berbagai kelebihan yang dimilikinya. Saat ini mereka mengaku memelihara ikan lele Sangkuriang sebanyak 10.500 ekor yang disebar di 3 kolam terpal.

“Bibit ikan lele Sangkuriang ini merupakan bagian dari kepedulian Polda DIY. Yakni sebagai bentuk dukungan bagi para santri yang berjumlah 160 orang, di masa pandemi. Sebab selain belajar dan mengaji, di sini kita juga diajak untuk belajar mengembangkan usaha termasuk budidaya lele ini,” kata lurah ponpes Ora Aji, Aris Rahmanto.

Lurah ponpes Ora Aji, Aris Rahmanto (kiri) bersama Kanit 3 Subdit IV Direktorat Intelkam Polda DIY, Kompol Harijanto (kanan) menunjukkan bibit ikan lele Sangkuriang, Senin (26/4/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Sementara itu, Kanit 3 Subdit IV Direktorat Intelkam Polda DIY, Kompol Harijanto, mengaku menyerahkan lele tersebut sebagai bentuk dukungan pihak kepolisan kepada warga masyarakat terdampak Covid-19 termasuk para santri.

Diharapkan adanya perhatian semacam ini bisa membantu para santri dalam menjalankan usaha budi daya lele selama pandemi.

“Kami berharap bibit lele ini bisa bermanfaat dan menjadi kegiatan sampingan para santri di sela mengaji. Dengan banyak melakukan kegiatan positif, diharapkan para santri bisa terhindar dari perilaku menyimpang yang mengarah ke sikap intoleransi maupun paham radikalisme dan terorisme,” pungkasnya.

Lihat juga...