Libur Paskah Objek Wisata Bahari di Kalianda, Ramai

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Libur Paskah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menikmati suasana pantai. Sejumlah pantai di Kalianda yang memiliki jarak cukup dekat dengan ibu kota Lampung Selatan ramai dikunjungi.

Angeline, mengaku memilih pantai Semukuk untuk berlibur bersama keluarga. Pantai tersebut cukup mudah diakses melalui jalan lintas pesisir.

Angeline (kanan) salah satu pengunjung di pantai Semukuk, Desa Pauh Tanjung Iman, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan menikmati libur Paskah, Minggu (4//4/2021) – Foto: Henk Widi

Berada di Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda pantai Semukuk menawarkan keindahan pantai berbatu dan pasir putih. Seperti pada umumnya pantai di wilayah tersebut ia cukup membayar tiket masuk Rp5.000.

Ditempuh dari kota Kalianda hanya dalam waktu setengah jam ia bisa langsung menikmati suasana pantai. Fasilitas kursi angin, camping ground dan area bermain anak cukup nyaman untuk dinikmati.

Keunikan pantai Semukuk sebut Angeline dengan rimbunnya pepohonan ketapang, kelapa dan sejumlah pohon peneduh lainnya.

Mengajak serta keluarga ia bisa memberi kesempatan keponakan yang masih kecil untuk bermain pasir. Lokasi pantai yang menghadap ke Selat Sunda di sisi Barat membuat pantai itu cukup indah untuk berburu matahari tenggelam (sunset).

“Bagi pecinta forografi pantai Semukuk jadi salah satu favorit untuk menikmati suasana senja. Sejumlah aktivitas duduk di kursi angin warna warni yang ada juga memberi kenyamanan dalam menikmati suasana libur Paskah ini,” terang Angeline saat ditemui Cendana News, Minggu (4/4/2021).

Angeline yang tinggal di Bandar Lampung itu mengaku berlibur ke pantai jadi pilihan saat Paskah. Sebab setelah sibuk bekerja di salah satu perusahaan swasta ia hanya memiliki waktu libur saat akhir pekan.

Saat mengunjungi Kalianda ia masih bisa menikmati sejumlah spot wisata bahari dan menikmati kelezatan kuliner. Kuliner berupa otak otak, kemplang dan makanan laut bisa dinikmati.

Selain pantai Semukuk, libur Paskah juga berdampak ramainya sejumlah objek wisata di Kalianda lainnya. Bentangan pantai Batu Rame, pantai Ketang, pantai Kedu Warna terlihat dikunjungi warga sejak pagi.

Sunarto, warga asal Penengahan menyebut memilih pantai Batu Rame bersama keluarga besarnya. Ia datang dengan membawa kendaraan bak terbuka di pantai yang bisa ditempuh seperempat jam dari kota Kalianda.

“Liburan di pantai Kalianda jadi salah satu cara menikmati kebersamaan dengan keluarga sehingga kami membawa bekal makanan dari rumah,” bebernya.

Aktivitas makan bersama di pantai yang berpasir dengan hamparan rumput luas dilakukan Sunarto dan keluarganya. Berkunjung ke pantai Batu Rame ia tidak harus membayar untuk masuk ke lokasi.

Cukup membayar biaya parkir bagi penjaga lokasi pantai umum yang berada di tepi jalan itu jadi favorit untuk libur keluarga. Pantai yang sebagian terlindung oleh bebatuan memberi kenyamanan untuk berenang.

Meski lokasi pantai tidak dikelola oleh perseorangan namun pantai Batu Rame cukup digemari. Sebagian pengunjung menjadikan lokasi itu untuk rekreasi memancing.

Menggunakan teknik koyor kegiatan memancing bisa jadi pilihan untuk menikmati liburan. Sunarto mengaku datang siang dan akan pulang menjelang petang.

“Kami datang saat matahari mulai teduh dan bisa menikmati suasana matahari terbenam,” bebernya.

Pengunjung lain di pantai Batu Rame bernama Murwanto mengaku, pilihan pantai umum banyak dikunjungi warga.

Meski sejumlah pantai di Kalianda cukup dikenal seperti pantai Bagus, pantai Embe, Laguna Helau namun sebagian telah dikelola swasta. Tanpa harus membayar tiket mahal di pantai Batu Rame ia mengaku sudah bisa menyenangkan keluarga.

“Wisata murah meriah jadi alternatif bagi kami karena jika masuk ke pantai yang dikelola dihitung per kepala sudah mencapai puluhan ribu,” ulasnya.

Ia membawa ikan dan sejumlah bekal dari rumah untuk acara makan bersama. Libur keluarga di pantai Batu Rame yang sejajar dengan pantai Kedu Warna membuat ia bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga.

Kegiatan renang dan mandi di pantai bisa dilakukan saat ombak surut. Meski berenang pengunjung tetap wajib memakai pelampung untuk keselamatan di pantai tersebut.

Lihat juga...